Ilustrasi Industri fintech P2P lending. (Foto: istimewa)
Jakarta — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mengaku akan menghadirkan produk baru berbasis digital guna menghadapi persaingan dengan perusahaan rintisan bidang teknologi finansial (fintech).
Direktur Bisnis Menengah BNI, Putrama Wahyu Setiawan mengaku, dalam meluncurkan produk baru tersebut pihaknya berniat untuk mengakuisisi salah satu perusahaan fintech guna mempermudah proses transaksi nasabah setia bank BNI. Proses akuisisi tersebut akan dilakukan melalui bisnis modal ventura.
“Kita berniat untuk mengakuisisi salah satu fintech dengan harapan mempermudah transaksi. Kita tunggu kejutannya,” ungkap Putrama Wahyu Setiawan di Kantor Pusat Bank BNI, Jakarta, Rabu, 8 November 2017.
Dirinya menilai, kerja sama ini merupakan kombinasi yang ideal di mana kedua belah pihak saling membutuhkan satu sama lain. “Karena fintech masih membutuhkan bank untuk lembaga penampungan dana mereka,” tambah Putrama. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting RUPSLB BTN digelar Rabu (7/1/2026) di Menara BTN, Jakarta, dengan perubahan jadwal dari… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat pada perdagangan 7 Januari 2026 ke level 8.964,31 (+0,34 persen)… Read More
Poin Penting Harga emas kompak naik pada Rabu (7/1/2026), baik produk Galeri24, UBS, maupun Antam,… Read More
Poin Penting IHSG berpeluang lanjut menguat, didorong penguatan bursa AS dan kenaikan signifikan harga nikel,… Read More
Poin Penting Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Rabu (7/1/2026) ke level Rp16.761 per dolar… Read More
Poin Penting MoU untuk pembiayaan proyek EE melalui model Energy Savings Insurance. Inisiatif BSI perkuat… Read More