Ilustrasi Industri fintech P2P lending. (Foto: istimewa)
Jakarta — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mengaku akan menghadirkan produk baru berbasis digital guna menghadapi persaingan dengan perusahaan rintisan bidang teknologi finansial (fintech).
Direktur Bisnis Menengah BNI, Putrama Wahyu Setiawan mengaku, dalam meluncurkan produk baru tersebut pihaknya berniat untuk mengakuisisi salah satu perusahaan fintech guna mempermudah proses transaksi nasabah setia bank BNI. Proses akuisisi tersebut akan dilakukan melalui bisnis modal ventura.
“Kita berniat untuk mengakuisisi salah satu fintech dengan harapan mempermudah transaksi. Kita tunggu kejutannya,” ungkap Putrama Wahyu Setiawan di Kantor Pusat Bank BNI, Jakarta, Rabu, 8 November 2017.
Dirinya menilai, kerja sama ini merupakan kombinasi yang ideal di mana kedua belah pihak saling membutuhkan satu sama lain. “Karena fintech masih membutuhkan bank untuk lembaga penampungan dana mereka,” tambah Putrama. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Menkop menargetkan percepatan pembangunan 30.336 Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan… Read More
Poin Penting Bank Jambi menjamin mengganti penuh dana nasabah yang hilang jika audit membuktikan ada… Read More
Poin Penting JPMorgan Chase menutup rekening Donald Trump dan bisnisnya pada Februari 2021, sekitar sebulan… Read More
Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More
Poin Penting INFOBANK15 menguat 0,80 persen ke 1.025,73, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen ke level 8.271,76, dengan kapitalisasi… Read More