Ilustrasi Industri fintech P2P lending. (Foto: istimewa)
Jakarta — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mengaku akan menghadirkan produk baru berbasis digital guna menghadapi persaingan dengan perusahaan rintisan bidang teknologi finansial (fintech).
Direktur Bisnis Menengah BNI, Putrama Wahyu Setiawan mengaku, dalam meluncurkan produk baru tersebut pihaknya berniat untuk mengakuisisi salah satu perusahaan fintech guna mempermudah proses transaksi nasabah setia bank BNI. Proses akuisisi tersebut akan dilakukan melalui bisnis modal ventura.
“Kita berniat untuk mengakuisisi salah satu fintech dengan harapan mempermudah transaksi. Kita tunggu kejutannya,” ungkap Putrama Wahyu Setiawan di Kantor Pusat Bank BNI, Jakarta, Rabu, 8 November 2017.
Dirinya menilai, kerja sama ini merupakan kombinasi yang ideal di mana kedua belah pihak saling membutuhkan satu sama lain. “Karena fintech masih membutuhkan bank untuk lembaga penampungan dana mereka,” tambah Putrama. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More
Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More
Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More