Ilustrasi Industri fintech P2P lending. (Foto: istimewa)
Jakarta — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mengaku akan menghadirkan produk baru berbasis digital guna menghadapi persaingan dengan perusahaan rintisan bidang teknologi finansial (fintech).
Direktur Bisnis Menengah BNI, Putrama Wahyu Setiawan mengaku, dalam meluncurkan produk baru tersebut pihaknya berniat untuk mengakuisisi salah satu perusahaan fintech guna mempermudah proses transaksi nasabah setia bank BNI. Proses akuisisi tersebut akan dilakukan melalui bisnis modal ventura.
“Kita berniat untuk mengakuisisi salah satu fintech dengan harapan mempermudah transaksi. Kita tunggu kejutannya,” ungkap Putrama Wahyu Setiawan di Kantor Pusat Bank BNI, Jakarta, Rabu, 8 November 2017.
Dirinya menilai, kerja sama ini merupakan kombinasi yang ideal di mana kedua belah pihak saling membutuhkan satu sama lain. “Karena fintech masih membutuhkan bank untuk lembaga penampungan dana mereka,” tambah Putrama. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More
Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More