Dirinya juga menyatakan, kehadiran fintech saat ini memang masih menjadi tantangan bagi perbankan. Di mana porsi transaksi di fintech kian meningkat seiring dengan kemudahan layanan yang telah diberikan.
“Fintech berupaya mendapatkan porsi dari transaksi keuangan yang sedang gencar dilakukan dengan berbagai metode pembayaran yang sangat memudahkan kita. Bank harus berbuat suatu upaya agar memudahkan transaksi tanpa mengurangi keamanan,” sambung Putrama.
Baca juga: BNI Sasar Penyaluran Kredit Leisure dan Pariwisata
Oleh karena itu langkah BNI untuk dapat mengakuisisi fintech dinilai tepat guna dapat bertahan di tengah menjamurnya industri fintech. “Ini yang harus kami jawab tantangan ini supaya pangsa pasar tidak tergerus. Saya kira seluruh perbankan merasa tertantang untuk membuat pelayanan yang lebih baik,” tukas Putrama. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah belum berencana menerbitkan Perppu untuk menaikkan… Read More
Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More
Poin Penting IHSG ditutup melemah 1,61 persen ke level 7.022,28 pada perdagangan Senin (16/3/2026). Sebanyak… Read More
Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More
Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More
Poin Penting Amartha meluncurkan Amartha Empower, portal donasi, zakat, dan sedekah untuk memperluas pemberdayaan ekonomi… Read More