Jakarta--Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) menyindir industri perbankan yang memberikan tingkat bunga lebih rendah kepada segmen korporasi dibandingkan segmen Usaha Kecil dan Menengah (UKM/mikro), sehingga sektor UKM sulit mencari pendanaan untuk mengembangkan bisnisnya. Adanya kondisi tersebut, OJK mendukung keinginan pemerintah agar bunga UKM melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) bisa...
News
Produktivitas Lebih Penting Ketimbang Terbuai Isu The Fed
Jakarta--Kebijakan bank sentral AS (The Fed) yang berencana untuk menaikkan suku bunganya pada Desember 2015, telah membuat gejolak perekonomian di global. Oleh sebab itu, Indonesia harus bisa mewaspadai dampak dari kebijakan tersebut. Kendati begitu, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengingatkan, agar Indonesia dapat meningkatkan produktivitasnya yang bertujuan agar pertumbuhan investasi...
Percantik Infrastruktur, Pemprov Jateng Kaji Penerbitan Obligasi
Jakarta--Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sedang melakukan kajian penerbitan surat utang obligasi daerah untuk memenuhi pembangunan infrastruktur. Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengatakan, wilayah Jawa Tengah sendiri saat ini sedang bagus-bagusnya, atau boleh dibilang sedang "seksi" dalam sektor infrastruktur. Penerbitan obligasi daerah menjadi salah satu pilihan pemerintah provinsi Jateng dalam...
Anggota DPR: BI Seperti Sebuah Negara di Dalam Negara
Jakarta--Bank Indonesia (BI) ke depan, akan menghadapi tantangan yang tidak mudah dengan situasi perekonomian global yang masih dihantui oleh ketidakpastian. Dalam konteks itu, BI harus bisa menjadi bank sentral yang bisa menjalin kerja sama yang baik dengan pemerintah sehingga kebijakan moneter yang menjadi tanggung jawab BI bisa sejalan dengan kebijakan...
JK: Bunga Bank Tinggi, Investasi di RI Terhambat
Jakarta--Tingkat suku bunga bank nasional yang tergolong masih tinggi, menjadi salah satu permasalahan di sektor keuangan yang mengakibatkan investasi di Indonesia rendah jika dibandingkan dengan negara lain. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, saat ini rata-rata bunga perbankan nasional ada di angka double digit atau di kisaran 10%-12%. Dia menilai,...
JK: UU Haruskan BI Musyawarah dengan Pemerintah
Jakarta--Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK) menegaskan, bank sentral dan pemerintah harus bekerja sama untuk mencapai tujuan. Meski Bank Indonesia (BI) adalah lembaga independen, koordinasi dengan Pemerintah itu tercantum dalam Undang-Undang. "BI hubungan dengan pemerintah independen dan musyarawah kenapa? Karena UU BI khususnya setelah di revisi UU No 23...
Pemerintah Dorong Bunga KUR ke Single Digit
Jakarta--Kendati bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) sudah diturunkan oleh pemerintah dari 22% menjadi ke 12%, namun Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan, pemerintah akan berupaya untuk terus menurunkan bunga KUR menjadi single digit. Menurutnya, pemerintah berkewajiban mendukung dan memperbaiki sektor usaha kecil menengah (UKM). Oleh sebab itu, dirinya geram lantaran...
Dibuka Naik, IHSG Lanjutkan Tren Positif
Jakarta--Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 18,405 poin atau 0,40% ke level 4.563,783 pada perdagangan Rabu, 25 November 2015. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 4,283 poin atau 0,55% ke level 785,610. Indeks berhasil bergerak positif di tengah derasnya sentimen negatif di pasar, seiring cukup tingginya antusias investor berburu saham-saham murah...
BSB Khitanan Masal –
BSB Khitanan Masal - Sekretaris Perusahaan BSB,Evi Yulia K (keempat kiri) berdoa sebelum melakukan sunatan (khitanan) masal di Kantor Bisnis Area V BSD, Jalan Raya Serpong, Ruko Melati Mas Blok A2-11, BSD – Tangerang Selatan.Sabtu 21 November 2015 Sebagai bentuk nyata tanggung jawab sosial kepada lingkungan sekitar, PT Bank Syariah...
4 Jurus BI Kembangkan Keuangan Inklusif
Jakarta--Bank Indonesia (BI) akan menempuh empat strategi dalm mengembangkan keuangan inklusif di Indonesia, yang secara tingkat melek keuangan masih rendah. Pertama adalah meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyaluran bantuan sosial Pemerintah secara nontunai melalui pengembangan model bisnis yang berkesinambungan. Kedua mewujudkan interopabilitas dan mendorong skim insentif uang elektronik. "Kdua hal tersebut...
