News

Nasabah Melonjak 148 Persen, KISI Perkuat IPO dan Aplikasi Trading

Poin Penting Jumlah nasabah KISI melonjak 148 persen hingga November 2025, seiring MKBD yang menembus Rp1 triliun dan nilai transaksi naik 155 persen secara tahunan. Ekspansi lini bisnis dan layanan investasi terus diperkuat, termasuk penanganan proyek IPO obligasi dan saham, pengembangan aplikasi trading, serta pertumbuhan signifikan Margin Facility. KISI aktif...

Klaim Asuransi Jiwa Tembus Rp110,44 Triliun di Kuartal III 2025

Poin Penting Klaim industri asuransi jiwa turun 7,9 persen menjadi Rp110,44 triliun pada Januari–September 2025, didorong oleh penurunan klaim surrender 18,7 persen yang menandakan retensi polis semakin kuat. Klaim kesehatan juga membaik, turun 7,5 persen menjadi Rp19,35 triliun dengan rata-rata nilai klaim per orang turun dari Rp7 juta menjadi Rp6,07...

Perbanas Ramal Lajut Kredit Tahun Depan Hanya Single Digit

Poin Penting Perbanas menyebut industri perbankan memproyeksikan pertumbuhan kredit 2026 hanya di kisaran single digit, berada di batas bawah target BI 8–12 persen Mandiri memproyeksikan pertumbuhan kredit 9,9 persen, BCA 9 persen, BRI 8,7–11,5 persen, dan BNI 11 persen, sejalan dengan outlook BI Pertumbuhan ekonomi 2026 diperkirakan 5,1–5,33 persen, namun...

Bank Mandiri Siapkan Uang Tunai Rp25 Triliun untuk Kebutuhan Libur Nataru

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan dana tunai Rp25 triliun untuk periode Natal 2025 – Tahun Baru 2026, naik 5,8 persen dari tahun sebelumnya Lonjakan transaksi tunai dan non-tunai diantisipasi, termasuk proyeksi puncak pengisian ATM menjelang Natal dan Tahun Baru serta peningkatan transaksi EDC/QRIS Transaksi digital terus tumbuh, Livin’ by Mandiri...

IHSG Sesi I Berbalik Melemah ke Posisi 8.671, Mayoritas Sektor Merah

Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 0,44 persen ke level 8.671,97, setelah sebelumnya sempat menyentuh All Time High (ATH) di posisi 8.749,26. Aktivitas perdagangan cukup ramai, dengan total transaksi mencapai Rp14,39 triliun, melibatkan 32,29 miliar saham dan 1,89 juta kali transaksi. Mayoritas sektor berada di zona merah, dipimpin sektor...

Ini Alasan Menkeu Purbaya Terapkan Bea Keluar Batu Bara Mulai 2026

Poin Penting Pemerintah berencana mengenakan Bea Keluar (BK) batu bara mulai 2026 karena kontribusi eksportir terhadap penerimaan negara dinilai belum optimal. Restitusi pajak eksportir batu bara bisa mencapai Rp25 triliun per tahun saat harga turun, sementara saat harga naik tidak dikenakan bea keluar, sehingga dianggap seperti subsidi tidak langsung. Penerapan...

IPOT Perketat Sistem Keamanan, SIM-OTP Jadi Garis Pertahanan Utama

Poin Penting Lonjakan kejahatan siber seperti phishing dan social engineering membuat dana investor raib hingga puluhan miliar, dengan email-OTP menjadi celah keamanan terbesar. IPOT memperkuat keamanan melalui tiga lapisan: SIM-OTP berbasis kepemilikan fisik SIM, ASDI untuk penguncian perangkat, dan Add Device Approval sebagai kontrol penambahan perangkat. IPOT menegaskan komitmen perlindungan...

Survei Ipsos: Keamanan Tabungan dan Deposito Jadi Prioritas Nasabah di Tengah Tekanan Ekonomi

Poin Penting Masyarakat semakin selektif dalam menempatkan dana, dengan fokus pada instrumen aman seperti tabungan dan deposito digital—dipengaruhi kondisi ekonomi dan penurunan suku bunga BI. Survei Ipsos menunjukkan SeaBank menjadi pilihan tertinggi untuk deposito aman dan menguntungkan (39 persen) serta kemudahan pencairan bunga harian (46 persen), mengungguli Bank Jago dan...

Purbaya Beber Target Bea Keluar Batu Bara dan Emas 2026, Berikut Rinciannya

Poin Penting Pemerintah menargetkan penerimaan Rp23 triliun pada 2026 dari penerapan bea keluar ekspor batu bara dan emas, masing-masing Rp20 triliun dan Rp3 triliun. Tarif bea keluar dirancang bertahap, dengan batu bara sebesar 1-5 persen dan emas di kisaran 7,5-15 persen, yang mekanismenya masih difinalisasi. Kebijakan ini ditujukan untuk memperkuat...