News

Rupiah Dibuka Melemah, Ketegangan Timur Tengah jadi Pemicu

Poin Penting Rupiah melemah dan dibuka di Rp16.923 per dolar AS, turun 0,11 persen dari penutupan sebelumnya. Pelemahan rupiah dipicu ketegangan Timur Tengah, ancaman balasan Iran, dan kenaikan harga minyak. Rupiah diperkirakan akan bergerak di kisaran Rp16.850 hingga Rp17.000 per dolar AS hari ini. Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal...

DJP Segera Luncurkan Coretax Mobile, Wajib Pajak Bisa Lapor SPT Lewat HP

Poin Penting DJP akan meluncurkan aplikasi untuk Android dan iOS dalam dua minggu ke depan. Wajib pajak bisa aktivasi akun Coretax dan registrasi Kode Otorisasi atau Sertifikat Elektronik via ponsel. Mempermudah akses layanan perpajakan secara fleksibel, inklusif, dan mobile friendly. Jakarta – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan akan meluncurkan Coretax Mobile...

ART RI-AS Diteken, Indonesia Bisa Digugat Banyak Pihak, Ini Alasannya!

Poin Penting Perjanjian ART RI–AS berpotensi digugat di WTO karena dinilai terlalu menguntungkan Amerika Serikat (AS) dan tidak memenuhi prinsip perdagangan “substantially cover all trade”. Kesepakatan ini berisiko memicu protes dari mitra dagang lain, termasuk negara yang telah menandatangani CEPA dengan Indonesia seperti Australia dan Eropa. Retaliasi dagang juga bisa...

IHSG Berpeluang Terkoreksi, 4 Saham Ini Layak Dicermati

Poin Penting MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG 6 Maret 2026 bisa turun, dengan area koreksi 7.140–7.391. ARCI dan INCO direkomendasikan Spec Buy, sementara CDIA dan NICL Buy on Weakness. Setiap saham memiliki level entry, target price, dan stoploss jelas untuk panduan trading. Jakarta - MNC Sekuritas melihat pergerakan Indeks Harga Saham...

60 Persen Pengguna Didominasi Gen Z-Milenial, Akulaku Finance Agresif Perluas BNPL

Poin Penting Sebanyak 60% pengguna Akulaku Finance berasal dari Gen Z dan milenial, menjadikan generasi muda sebagai pasar utama layanan BNPL. BNPL masih menjadi tulang punggung bisnis, dengan transaksi mayoritas dilakukan melalui platform e-commerce. Akulaku memperluas kemitraan bank dan merchant offline untuk memperkuat penetrasi pasar dan inklusi keuangan. Jakarta -...

Celios Ungkap Dugaan Politik Rente di Balik ART RI dan AS, KPK-PPATK Diminta Turun Tangan

Poin Penting Celios menilai perjanjian ART RI–AS tidak setara dan lebih banyak merugikan Indonesia dibandingkan Amerika Serikat. Bhima Yudhistira mengungkap dugaan politik rente, salah satunya terkait dorongan impor potongan baju bekas dari AS. Celios meminta KPK dan PPATK menyelidiki proses negosiasi ART serta menelusuri kemungkinan aliran dana yang terlibat. Jakarta...

MUF Tetap Tumbuh di Tahun Menantang, Bidik Laba Rp417 Miliar pada 2026

Poin Penting Penyaluran pembiayaan mencapai Rp24,1 triliun pada 2025, sementara aset naik menjadi Rp40 triliun dan laba meningkat menjadi Rp400 miliar Kualitas pembiayaan membaik. NPF turun ke 1,3 persen dan net credit loss menurun hingga sekitar 3 persen pada awal 2026 MUF mengoptimalkan nasabah dari ekosistem perbankan dan menargetkan laba...

Akulaku Finance Targetkan Pembiayaan Baru Tumbuh 12 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting Akulaku Finance menargetkan pembiayaan baru Rp8,2 triliun pada 2026, tumbuh 12 persen. NPF diproyeksikan sekitar 1,2 persen, tetap dalam batas sehat industri. Strategi pertumbuhan dilakukan lewat penguatan ekosistem digital, e-commerce, dan ekspansi 10.000+ merchant offline. Jakarta - PT Akulaku Finance Indonesia membidik pertumbuhan pembiayaan baru sebesar 12 persen...

Pegadaian Perluas Akses Investasi Emas, Top Up Tabungan Kini Bisa Lewat PRIMA

Poin Penting Pegadaian mengintegrasikan Tabungan Emas dengan Jaringan PRIMA, sehingga top up kini bisa dilakukan melalui berbagai kanal pembayaran. Kerja sama Pegadaian dan Rintis Sejahtera telah dimulai sejak 2022 dan akan diperluas ke berbagai layanan keuangan lainnya. Kolaborasi ini juga mendorong literasi investasi emas digital, terutama bagi generasi muda. Jakarta...

BNPL Masih jadi Andalan, Akulaku Finance Bukukan Pembiayaan Rp7,44 Triliun di 2025

Poin Penting Akulaku Finance menyalurkan pembiayaan Rp7,44 triliun pada 2025, naik dari Rp6 triliun pada 2024. BNPL masih menjadi kontributor utama, menyumbang sekitar 89 persen portofolio pembiayaan. Laba bersih naik 66 persen menjadi Rp108 miliar, dengan NPF tetap rendah di level 1,1 persen. Jakarta - PT Akulaku Finance Indonesia mencatatkan...