News

Jelang Penutupan Bursa 2025, IHSG Dibuka Loyo ke Posisi 8.615

Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,33 persen ke level 8.615,78 pada awal perdagangan 30 Desember 2025, dengan nilai transaksi mencapai Rp433,74 miliar. Tekanan pasar dipengaruhi koreksi indeks Wall Street, pelemahan komoditas global, dan depresiasi rupiah, meski aksi net buy asing berpotensi menjadi penopang. Rekomendasi saham dari CGS International Sekuritas: MEDC,...

Rupiah Dibuka Menguat Jelang Risalah FOMC di Akhir 2025

Poin Penting Rupiah menguat 0,15 persen ke level Rp16.762 per dolar AS pada awal perdagangan Selasa (30/12/2025). Investor menanti arah kebijakan moneter AS, termasuk risalah FOMC dan isu penurunan suku bunga 2026 yang masih terpecah di internal The Fed. Dolar AS melemah dan diperkirakan mengalami penurunan tahunan terbesar sejak 2017...

IHSG Berpotensi Menguat di Akhir Perdagangan 2025, Ini Katalis Penggeraknya

Poin Penting IHSG berpotensi melanjutkan penguatan menuju resistance 8.670–8.725 selama bertahan di atas level 8.630, setelah ditutup menguat 1,25 persen ke 8.644,26 pada 29 Desember 2025. Investor mencermati data ekonomi awal 2026, termasuk PMI manufaktur Indonesia, inflasi Desember, serta data ekonomi AS dan Tiongkok. Rekomendasi saham Phintraco Sekuritas: BBRI, PTRO,...

Tutup Tahun, BWS Raih Apresiasi dari BI Sebagai Bank Kontributor JIBOR 2025

Poin Penting BWS meraih penghargaan sebagai Bank Kontributor JIBOR 2025 dari Bank Indonesia atas kontribusinya dalam penguatan pasar keuangan nasional. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan terhadap peran aktif BWS dalam menjaga transparansi dan kredibilitas suku bunga acuan rupiah, serta penerapan tata kelola treasury yang prudent. BWS menegaskan komitmen mendukung transisi...

INDEF Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5 Persen pada 2026, Ini Tantangannya

Poin Penting INDEF memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5 persen pada 2026, namun menilai ketergantungan pada konsumsi rumah tangga masih berisiko. Tekanan global dan tingginya impor melemahkan daya saing ekonomi nasional dibanding negara-negara Asia Tenggara lainnya. Diversifikasi pertumbuhan melalui investasi, ekspor, dan belanja pemerintah dinilai krusial agar ekonomi tumbuh lebih kuat....

Tren Ekonomi dan Perpajakan Indonesia 2026 serta Dampaknya bagi Dunia Usaha

Poin Penting Ekonomi Indonesia diproyeksikan tumbuh sekitar 5 persen pada 2026 dengan konsumsi domestik sebagai penopang utama. Dunia usaha dituntut fokus pada efisiensi dan produktivitas, bukan ekspansi berisiko tinggi. Penerapan Coretax membuat kepatuhan pajak berbasis data semakin krusial bagi strategi bisnis. Jakarta - Memasuki 2026, perekonomian Indonesia diproyeksikan bergerak stabil...

Djony Tjondro dan Cerita di Balik Komitmen Astra Menguatkan Desa Berkelanjutan

Poin Penting Astra memperkuat pemberdayaan desa berbasis komunitas melalui pilar kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan. Desa Sejahtera Astra menjangkau 210 ribu penerima manfaat di 1.515 desa dengan nilai ekonomi Rp411 miliar. Kolaborasi generasi muda dan masyarakat desa mendorong dampak berkelanjutan di berbagai sektor. Jakarta - Astra Group melalui PT Astra...

IHSG Awal Pekan Terakhir 2025 Ditutup Naik 1 Persen Lebih ke Level 8.644

Poin Penting IHSG ditutup naik 1,25 persen ke level 8.644 pada perdagangan 29 Desember 2025. Sebanyak 464 saham menguat, dipimpin sektor siklikal, infrastruktur, dan energi. Nilai transaksi mencapai Rp22,84 triliun dengan saham BUMI, DEWA, dan BKSL paling aktif diperdagangkan. Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin, 29...

Kejar Ekonomi Tumbuh 6 Persen, INDEF Nilai Kredit Harus Naik 2 Kali Lipat

Poin Penting INDEF menilai pertumbuhan ekonomi 6 persen hanya bisa dicapai jika kredit perbankan naik dua kali lipat, karena laju kredit saat ini masih terlalu rendah. Pertumbuhan kredit 8-12 persen dinilai hanya mampu menjaga ekonomi di kisaran 5 persen, mengingat 70 persen likuiditas ekonomi bergantung pada penyaluran kredit perbankan ke...