Poin Penting Laba bersih Bank Kalbar 2025 mencapai Rp522,99 miliar, tumbuh 7,66 persen yoy, seiring pertumbuhan kredit 7,20 persen menjadi Rp18,07 triliun. Rasio dana murah (CASA) naik signifikan dari 54,23 persen menjadi 57,90 persen, ditopang lonjakan giro 21,53 persen dan tabungan 7,44 persen, sehingga menekan cost of fund. Aset tumbuh...
News
Harbolnas 2025 Lampaui Target, Transaksi Tembus Rp36,4 Triliun
Poin Penting Transaksi Harbolnas 2025 tembus Rp36,4 triliun, melampaui target dan tumbuh 17 persen dibandingkan tahun lalu. Produk lokal menyumbang 45,6 persen transaksi atau Rp16,6 triliun, dengan kategori fesyen, personal care, serta makanan-minuman paling diminati. Harbolnas jadi stimulus daya beli dan UMKM, serta diproyeksikan mendorong ekonomi triwulan IV bersama EPIC...
BCA Resmi Tutup Anak Usaha di Hong Kong, Ini Alasannya
Poin Penting PT Bank Central Asia Tbk resmi melikuidasi BCA Finance Limited di Hong Kong, dengan proses likuidasi efektif per 3 Januari 2026 sesuai publikasi Hong Kong Company Registry. Keputusan ini diambil karena perubahan perilaku nasabah, di mana layanan remitansi dan transaksi kini dapat dipenuhi melalui kanal digital BCA tanpa...
Awal Pekan 2026, IHSG Dibuka Hijau pada Posisi 8.776
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,32 persen ke level 8.776,43 pada awal perdagangan 5 Januari 2026, dengan nilai transaksi Rp639,01 miliar dan mayoritas saham menguat. Secara teknikal, IHSG diproyeksikan variatif cenderung menguat, dengan support di kisaran 8.570–8.660 dan resistance 8.835–8.925, ditopang sentimen positif global dan aksi beli investor asing. Risiko...
Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS Hari Ini Kompak Stagnan, Cek Rinciannya
Poin Penting Emas Galeri24, UBS, dan Antam kompak tidak mengalami perubahan harga pada Senin, 5 Januari 2026. Galeri24 bertahan di Rp2.522.000 per gram, UBS di Rp2.559.000 per gram, dan Antam 1 gram di Rp2.737.000. Harga emas dari pecahan kecil hingga besar untuk ketiga produk tersebut tetap sama dibandingkan hari sebelumnya....
Hantu Kriminalisasi Kredit Macet Pasca Revisi UU BUMN
Oleh Karnoto Mohamad, Wakil Pemimpin Redaksi Infobank PARA bankir menghadapi tahun 2026 masih dengan penuh ketar ketir. Tahun shio Kuda Api konon mengobarkan keberanian, semangat, dan potensi lompatan besar. Tapi jika ekonomi Indonesia dianalogikan seekor kuda, tampaknya sudah ngos-ngosan dan kelelahan. Belum terlihat jelas mesin-mesin yang akan membuat pertumbuhan ekonomi...
Rupiah Diramal Melemah Imbas Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro
Poin Penting Rupiah menguat tipis di awal perdagangan Senin (5/1/2026), dibuka di level Rp16.722 per dolar AS atau naik 0,02 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Sentimen geopolitik menekan aset berisiko, menyusul penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, yang berpotensi mendorong pelemahan rupiah Arah kebijakan The Fed dan lonjakan harga emas jadi perhatian...
IHSG Berpeluang Menguat, Ini Sederet Saham Rekomendasi Analis
Poin Penting Secara teknikal, IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan untuk menguji area 8.776–8.905, meski tetap ada risiko koreksi jangka pendek Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup menguat 1,17 persen ke level 8.748, dengan volume pembelian masih mendominasi dan penguatan telah mencapai target minimal MNC Sekuritas merekomendasikan saham ARCI, EMAS, CMRY, dan...
Dukung Pemulihan Konektivitas Internet di Aceh Tamiang, Ini yang Dilakukan PINTU
Poin Penting PINTU bersama Tim Relawan Independen dan Yayasan Gerakan Memutus Rantai mendistribusikan empat unit Starlink ke Desa Lubuk Sidup, Aceh Tamiang Bantuan ditujukan untuk mempercepat pemulihan akses internet bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor, guna memudahkan komunikasi dengan keluarga, relawan, dan pemerintah. Tim relawan berhasil menjangkau wilayah yang sebelumnya...
Catatan Infobank Awal Tahun 2026: “Paceklik Kredit” di Tengah Hujan Likuiditas, Sektor Riil Bukan Sekadar Lesu, Tapi Lumpuh Pak Presiden
Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group HUJAN likuiditas tak sejalan dengan lancarnya aliran kucuran kredit. Ibarat penyakit, saat ini perbankan sedang “biri-biri” basah, tapi sakit prostat – susah kencing kredit. Bayangkan, kurang apa Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan mengucurkan likuiditas ke sistem perbankan. Awalnya sebesar Rp200 triliun, lalu...
