News

Harga Minyak Melonjak, Bahlil Percepat Kebijakan Campuran Etanol ke BBM

Poin Penting: Lonjakan harga minyak dunia hingga 118 dolar AS per barel mendorong pemerintah mempercepat kebijakan energi alternatif. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyiapkan percepatan mandatori campuran bioetanol E20 dan kajian implementasi biodiesel B50. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah menjadi pemicu utama kenaikan tajam harga minyak global. Jakarta - Lonjakan harga...

BI: Keyakinan Konsumen Menurun pada Februari 2026

Poin Penting Indeks Keyakinan Konsumen Februari 2026 turun menjadi 125,2 dari 127,0 pada Januari, namun masih berada di zona optimis. Persepsi terhadap kondisi ekonomi saat ini meningkat, didorong kenaikan indeks penghasilan, lapangan kerja, dan pembelian barang tahan lama. Porsi konsumsi masyarakat menurun, sementara porsi pendapatan yang ditabung meningkat. Jakarta – Bank Indonesia...

Menkeu Purbaya Ungkap Rencana Tambah Dana Rp100 Triliun di Himbara

Poin Penting Pemerintah berencana menambah penempatan dana Rp100 triliun di bank-bank Himbara untuk mendorong likuiditas ekonomi. Penempatan dana SAL Rp200 triliun sebelumnya diperpanjang hingga September 2026 dan mendorong pertumbuhan base money mendekati 13%. Dana tambahan akan ditempatkan dalam deposito jangka pendek yang lebih fleksibel dan dapat ditarik sewaktu-waktu. Jakarta – Menteri Keuangan...

Program MBG Indonesia Terbesar Kedua di Dunia setelah India

Poin Penting Program Makan Bergizi Gratis Indonesia menjangkau lebih dari 61 juta penerima manfaat, termasuk 49 juta siswa sekolah. Indonesia menempati posisi kedua dunia program makan sekolah terbesar setelah India. Program MBG dinilai menjadi investasi jangka panjang untuk meningkatkan gizi, kesehatan, dan kualitas pendidikan anak. Jakarta - Program Makan Bergizi...

Pendapatan PGEO Naik 6,29 Persen jadi USD432,73 Juta pada 2025

Poin Penting PGEO mencatat pendapatan USD432,73 juta pada 2025, naik 6,29% dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja didorong produksi panas bumi tertinggi sepanjang sejarah dengan kenaikan 5,6%. PGEO menargetkan menjadi produsen panas bumi kelas dunia melalui ekspansi bisnis dan pengembangan sumber pendapatan baru. Jakarta - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mengumumkan...

Laba Bank Sulselbar Terkontraksi 19,95 Persen Jadi Rp571,28 Miliar di 2025

Poin Penting Laba Bank Sulselbar tertekan, turun 19,95 persen (yoy) menjadi Rp571,28 miliar pada 2025 akibat kenaikan beban operasional yang menggerus laba Intermediasi masih tumbuh tipis, kredit dan pembiayaan mencapai Rp23,55 triliun (+0,43 persen yoy), dengan pembiayaan syariah melonjak 27,27 persen DPK naik kuat 15,70 persen menjadi Rp22,11 triliun, namun...

Ketegangan Timur Tengah Meningkat, AS Tarik Diplomat dari Arab Saudi

Poin Penting Amerika Serikat memerintahkan diplomatnya meninggalkan Arab Saudi akibat meningkatnya risiko keamanan di Timur Tengah. Evakuasi dilakukan setelah serangan drone di sekitar kompleks Kedutaan AS di Riyadh yang dikaitkan dengan Iran. Konflik Iran–Israel memicu ketegangan regional serta mengguncang pasar global, termasuk lonjakan harga minyak. Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat (AS)...

Ditopang Faktor Ini, Laba Bank BPD DIY Naik 7,45 Persen Jadi Rp340,98 M di 2025

Poin Penting Laba bersih Bank BPD DIY naik 7,45 persen menjadi Rp340,98 miliar pada 2025, ditopang peningkatan pendapatan bunga bersih dan efisiensi operasional. DPK tumbuh 10,71 persen menjadi Rp15,09 triliun dengan dominasi dana murah 76,54 persen, sementara kredit mencapai Rp10,25 triliun dan pembiayaan syariah melonjak 23,42 persen. Kinerja efisiensi membaik...

Jelang Batas Akhir 31 Maret, Pelaporan SPT Tahunan 2025 Baru 6,69 Juta

Poin Penting Pelaporan SPT Tahunan 2025 mencapai 6,69 juta hingga 8 Maret 2026, menjelang batas akhir 31 Maret. Mayoritas SPT dilaporkan melalui sistem Coretax dengan total 6,68 juta laporan. Aktivasi akun Coretax telah mencapai 15,6 juta wajib pajak, didominasi wajib pajak orang pribadi. Jakarta – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat sebanyak 6.691.081...

Dana Kelolaan DPLK Syariah Muamalat Tumbuh di Atas Industri, Tembus Rp1,9 Triliun

Poin Penting Dana kelolaan DPLK Syariah Muamalat mencapai Rp1,9 triliun pada 2025, tumbuh 12 persen yoy, dengan total peserta lebih dari 125 ribu. Kemitraan perusahaan naik menjadi 917 perusahaan pada 2025, bertambah 92 kerja sama baru. Imbal hasil investasi meningkat menjadi 7,72 persen pada 2025, didukung optimalisasi investasi dan digitalisasi...