Jakarta–Hadirnya Undang-Undang Pengampunan Pajak (tax amnesty) disambut baik perusahaan asuransi jiwa PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life).
Meski mengaku tak menyiapkan produk semata-mata menyambut aliran dana repatriasi yang digadang-gadang mencapai ratusan triliun itu, BCA Life berharap salah satu produk andalannya yaitu BCA Life Heritage Protection sesuai dengan profil nasabah penerima tax amnesty.
“Secara langsung memikirkan tax amnesty sih belum, tapi BCA Life Heritage Protection benar-benar cocok untuk mereka yang punya uang, yang memiliki rencana keuangan dan sebagainya,” kata Christine Setyabudhi, Presiden Direktur dan CEO BCA Life di Jakarta, Kamis, 14 Juli 2016.
Produk itu sendiri telah diluncurkan awal Juni lalu, dan akan digenjot setelah momen libur Lebaran ini. Pasalnya, Perseroan masih membutuhkan waktu untuk menyosialisasikan produk tersebut di seluruh cabang BCA. Produk tersebut memang ditujukan bagi nasabah prioritas Bank BCA yang memiliki dana kelolaan di atas Rp500 juta dan nasabah solitaire BCA yng memiliki dana kelolaan tak terhingga.
Produk tersebut menawarkan uang pertanggungan mulai dari Rp1 miliar sampai Rp300 miliar dengan metode pembayaran regular premi atau single premi. Sementara potensi nasabah kakap BCA itu hingga kini mencapai 14 juta orang, sekitar 10% di antaranya merupakan nasabah wealth management. Produk itu sendiri ditargetkan menyumbang premi Rp100 miliar tahun ini. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menilai penetapan UMP 2026 memiliki pro dan… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More