Jakarta–Bank Indonesia (BI) sebagai regulator di sistem pembayaran akan menindak lanjuti persoalan yang terjadi pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, terkait dengan adanya kehilangan sejumlah dana nasabah yang menggunakan aplikasi Mandiri Online.
Berdasarkan laporan dari Bank Mandiri, layanan Mandiri Online sempat mengalami gangguan. Beberapa dana nasabah pengguna layanan Mandiri Online mengalami kehilangan dana. Terdapat nasabah yang melaporkan kehilangan dananya hingga ratusan juta rupiah yang ditransfer ke beberapa rekening di bank berbeda.
Deputi Gubernur BI Sugeng mengaku, pihaknya sudah memanggil dan meminta laporan ke Bank Mandiri untuk melaporkan secara lengkap persoalan terkait dengan adanya kehilangan dana nasabah yang menggunakan aplikasi Mandiri Online. Pasalnya, nasabah mendapati dananya ditransfer ke beberapa rekening di bank berbeda.
“Yang jelas, kita sudah memanggil dan meminta laporan kepada Bank Mandiri, untuk melaporkan secara lengkap dan akan kita tindak lanjuti, kita akan teliti bersama antara Bank Mandiri dan BI,” ujarnya di Gedung BI, Jakarta, Senin, 8 Mei 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More