Jakarta–Bank Indonesia (BI) sebagai regulator di sistem pembayaran akan menindak lanjuti persoalan yang terjadi pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, terkait dengan adanya kehilangan sejumlah dana nasabah yang menggunakan aplikasi Mandiri Online.
Berdasarkan laporan dari Bank Mandiri, layanan Mandiri Online sempat mengalami gangguan. Beberapa dana nasabah pengguna layanan Mandiri Online mengalami kehilangan dana. Terdapat nasabah yang melaporkan kehilangan dananya hingga ratusan juta rupiah yang ditransfer ke beberapa rekening di bank berbeda.
Deputi Gubernur BI Sugeng mengaku, pihaknya sudah memanggil dan meminta laporan ke Bank Mandiri untuk melaporkan secara lengkap persoalan terkait dengan adanya kehilangan dana nasabah yang menggunakan aplikasi Mandiri Online. Pasalnya, nasabah mendapati dananya ditransfer ke beberapa rekening di bank berbeda.
“Yang jelas, kita sudah memanggil dan meminta laporan kepada Bank Mandiri, untuk melaporkan secara lengkap dan akan kita tindak lanjuti, kita akan teliti bersama antara Bank Mandiri dan BI,” ujarnya di Gedung BI, Jakarta, Senin, 8 Mei 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More