Moneter dan Fiskal

BI Targetkan Volume Transaksi QRIS Tembus 5,5 Miliar di 2025

Jakarta – Bank Indoensia (BI) menargetkan volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada 2025 akan mencapai 5,5 miliar, dengan 58 juta pengguna dan 40 juta merchant.

“QRIS tentu saja targetnya akan kami naikkan menjadi 50 juta pengguna dan 40 juta merchant, volume transaksinya 5,5 miliar,” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Raker bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Rabu, 6 November 2024.

Perry mengatakan target tersebut merupakan perluasan dari transaksi sistem pembayaran ritel yang cepat, mudah, murah, berkualitas dan terpercaya.

Baca juga: Tingkatkan Layanan Digital, Bank Banten Hadirkan Fitur Pembayaran QRIS di Jawara Mobile

Selain itu, kata Perry, di bidang sistem pembayaran, pihaknya juga akan melakukan implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) Tahun 2020-2030.

“Kami terus juga akan melakukan implementasi blueprint sistem pembayaran Indonesia tahun 2020-2030 baik infrastruktur, industri, inovasi, dan pengembangan rupiah digital,” pungkasnya.

Baca juga: BI Imbau Konsumen Laporkan Merchant Nakal yang Bebankan Biaya QRIS

Sebagai informasi, BI mencatat transaksi QRIS terus tumbuh pesat sebesar 209,61 persen year on year (yoy) di triwulan III 2024, dengan jumlah pengguna mencapai 53,3 juta dan jumlah merchant 34,23 juta.

Selain itu, volume transaksi BI-FAST tumbuh 61,10 persen yoy mencapai 924,89 juta transaksi. Transaksi digital banking tercatat 5.666,28 juta transaksi atau tumbuh sebesar 34,43 persen yoy, sementara transaksi Uang Elektronik (UE) tumbuh 29,11 persen yoy mencapai 4.001,11 juta transaksi. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

Catatan HUT ke-47 Infobank: Lazy Bank, Kriminalisasi Kredit Macet, dan Ujian Akhir Disiplin Fiskal

Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut para… Read More

3 hours ago

Rebranding Produk Tabungan BTN Pos, BTN Bidik Dana Murah Rp5 Triliun

Poin Penting BTN rebranding e’Batarapos menjadi Tabungan BTN Pos sebagai langkah strategis memperluas inklusi keuangan… Read More

11 hours ago

Aliran Modal Asing Masuk RI Rp1,44 Triliun pada Awal 2026

Poin Penting Aliran modal asing masuk Rp1,44 triliun di awal Januari 2026, mayoritas mengalir ke… Read More

18 hours ago

KPK Tetapkan 5 Tersangka Terkait OTT Dugaan Suap Pajak di KPP Madya Jakut

Poin Penting KPK tetapkan 5 tersangka OTT dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara. 3… Read More

19 hours ago

Begini Gerak Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Penguatan IHSG

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,13 persen pada perdagangan Jumat (9/1/2026), meski mayoritas indeks domestik… Read More

19 hours ago

Sempat Sentuh Level 9.000, IHSG Sepekan Menguat 2,16 Persen

Poin Penting IHSG menguat 2,16 persen sepanjang pekan 5-9 Januari 2026 dan sempat menembus level… Read More

20 hours ago