Di tengah masih lemahnya perekonomian global, kebijakan moneter tersebut diyakini semakin memperkuat upaya untuk mendorong permintaan domestik, sehingga dapat terus mendorong momentum pertumbuhan ekonomi.
Dia menambahkan, Bank Sentral juga akan terus memperkuat koordinasi kebijakan bersama Pemerintah untuk memastikan pengendalian inflasi, penguatan stimulus pertumbuhan, dan pelaksanaan reformasi struktural berjalan dengan baik.
(Baca juga: Menguji Efektivitas Kebijakan Suku Bunga Baru)
“Ke depan Bank Indonesia juga akan tetap melakukan langkah-langkah untuk menjaga nilai tukar rupiah sesuai dengan fundamentalnya. BI juga akan menerapkan operasi moneter,” ucap Agus. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting IHSG Melemah 0,53 persen dan ditutup di level 6.989,42 dengan mayoritas saham dan… Read More
Poin Penting Krom Bank mencatat laba Rp143 miliar pada 2025, naik 16 persen yoy dari… Read More
Poin Penting: Pemerintah mengalihkan impor LPG dari Timur Tengah ke AS dan Australia untuk menjaga… Read More
Poin Penting OCTO Biz telah menjangkau lebih dari 21.000 nasabah perusahaan, dengan pertumbuhan rata-rata sekitar… Read More
Poin Penting: BI memproyeksikan permintaan rumah di Balikpapan meningkat pada 2026 seiring kelanjutan pembangunan IKN.… Read More
Poin Penting Momentum HUT ke-55 dimanfaatkan Askrindo untuk memperkuat peran dalam inklusi keuangan, dengan fokus… Read More