BI: Inflasi Juni 2018 Bakal Bersumber Dari Tarif Transportasi
Jakarta – Bank Indonesia (BI) bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus Badan (PUPR), Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan perbankan terus melakukan sosialisasi terkait dengan penerapan pembayaran nontunai di gerbang tol menggunakan uang elektronik yang akan mulai pada 1 Oktober 2017.
Pernyataan tersebut disampaikan Deputi Gubernur BI Sugeng, di Jakarta, Selasa 15 Agustus 2017. Menurutnya, penerapan pembayaran tol secara nontunai ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Di mana pada April 2016 lalu, Presiden menyatakan bahwa transaksi di jalan tol harus bebas antrian dan nontunai.
“Presiden telah memberikan arahan yang tegas dan jelas pada bulan April 2016 terkait transaksi pembayaran di jalan tol agar antrian di gerbang tol dihilangkan,” ujar Sugeng.
Presiden pun mengungkapkan, semua transaksi dilakukan dengan aplikasi-aplikasi sensorik. Selanjutnya, aplikasi tersebut nantinya akan dihubungkan dengan akun di bank. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More