Jakarta–Bank Indonesia (BI) akan menerapkan empat arah kebijakan makroekonomi pada tahun 2017, guna memitigasi risiko perekonomian global yang tidak menentu. Kebijakan tersebut dipaparkan oleh Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo pada saat Peluncuran Buku Laporan Perekonomian Indonesia 2016.
“Menanggapi perekonomian global yang tidak menentu BI telah siapkan empat kebijakan makro 2017 untuk memitigasi risiko perekonomian global,” ungkap Agus di Gedung BI, Jakarta, Kamis, 27 April 2017.
Agus menilai dengan arah kebijakan yang akan diterapkan ini akan dapat menumbuhkan perekonomian nasional pada tahun-tahun ke depan.
“Empat arah kebijakan pada tahun ini ialah mitigasi pertumbuhan dengan fokus permintaan domestik, menjaga pertumbuhan ekonomi, memperkuat daya saing jangka menengah panjang, serta menjaga koridor kebijakan makro ekonomi yang sehat,” jelas Agus. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Kemenhub menerapkan kehadiran 40 persen pegawai per hari untuk memastikan layanan transportasi tetap… Read More
Poin Penting KAI mengimbau masyarakat waspada terhadap maraknya penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen KAI. Seluruh proses… Read More
Poin Penting Pemerintah Arab Saudi menegaskan tidak menerbitkan visa haji furoda pada penyelenggaraan haji tahun… Read More
Poin Penting BRI alihkan kepemilikan BRI-MI dan PNM-IM ke Danantara Asset Management melalui PJBB sebagai… Read More
Poin Penting Bank Dunia pangkas proyeksi ekonomi RI 2026 menjadi 4,7% dari 4,8% akibat ketidakpastian… Read More
Poin Penting Bank Banten membidik aset tumbuh ~20 persen menjadi Rp12 triliun dan laba bersih… Read More