Bank Indonesia (BI) mencatat, pertumbuhan kredit di Januari 2018 baru menyentuh kisaran 7 persen (yoy) (sugeng BI - Infobank)
Jakarta – Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Sugeng sambut positif terpilihnya Wimboh Santoso sebagai Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Ia mengaku, sosok Wimboh merupakan yang tepat menempati posisi bos OJK, karena dianggap menguasai industri perbankan.
“Pak Wimboh teman saya sekaligus sahabat. Beliau sangat menguasai perbankan, sehingga saya percaya dengan kemampuan beliau,” kata Sugeng, usai menghadiri acara Infobank Banking Service Excellence Award 2017 di Hotel Pasific Place Jakarta, Kamis, 8 Juni 2017.
Dengan punya kemampuan yang mumpuni tersebut, Sugeng menyebutkan, maka Wimboh bisa membawa dunia perbankan bisa lebih baik lagi.
Terlebih kedepan komunikasi antara BI dan OJK kedepan dinilainya akan jadi jauh lebih baik lagi. Apalagi Wimboh juga mengetahui dengan jelas semua tugas-tugas yang ada di BI. Alhasil, sehingga koordinasi bisa lebih mudah dalam membuat aturan antara OJK dan BI.
“Tapi, yang jelas kita harap kerjasama antara BI dan OJK makin akrab lagi,” tuturnya.
Sekedar informasi, Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR) memutuskan Wimboh Santoso sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dirinya akan menggantikan Muliaman D Hadad yang habis masa jabatannya.
Wimboh mengungguli Sigit Pramono yang mencalonkan diri untuk posisi yang sama. Dirinya berhasil meraup sebanyak 50 suara. Sementara Sigit hanya meraih 4 suara dengan satu suara abstain. (*) Dwitya Putra
Poin Penting PT Bank Amar Indonesia Tbk menyatakan siap memenuhi ketentuan permodalan baru jika OJK… Read More
Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More
Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More
Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More
Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More
Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More