Moneter dan Fiskal

BI Prediksi Rupiah Stabil di Rp16.000-Rp16.500 per Dolar AS pada 2026

Jakarta – Bank Indonesia (BI) memperkirakan nilai tukar rupiah akan berada di kisaran Rp16.000 hingga Rp16.500 per dolar Amerika Serikat (AS) pada 2026.

“Secara keseluruhan kami memperkirakan rata-rata nilai tukar ke depan tahun 2026 dalam kisaran Rp16.000 sampai Rp16.500 per dolar AS,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam rapat kerja pembahasan Asumsi Dasar Ekonomi dalam RAPBN 2026 di Komisi XI, dikutip, Jumat 4 Juli 2025.

Baca juga: Gara-gara Sentimen The Fed, Rupiah Dibuka Melemah Rp16.223 per USD

Perry mengatakan, saat ini nilai tukar rupiah cenderung menguat. Sejak April 2025, ketika kebijakan tarif Presiden Donald Trump diumumkan, rupiah sempat mencapai Rp16.865 per dolar AS. Namun, hingga 30 Juni 2025, rupiah menguat ke level Rp16.235 per dolar AS.

“Cadangan devisa kami cukup besar, USD152,5 miliar, dan ke depan kami berkomitmen untuk menjaga nilai tukar rupiah ini,” ujar Perry.

Baca juga: Demi Tarif Resiprokal, Indonesia Siap Borong Produk AS Rp550 Triliun

Ia menambahkan, penguatan rupiah juga didukung oleh kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang cukup baik. Di antaranya adalah prospek pertumbuhan ekonomi yang positif, inflasi yang relatif rendah, dan imbal hasil dari investasi, termasuk Surat Berharga Negara (SBN), yang cukup menarik.

“Dan komitmen Bank Indonesia untuk terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah baik intervensi di pasar off shore non-delivery forward maupun juga intervensi di domestik non-delivery forward maupun di pasar domestik,” ungkapnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

Bank BPD Bali Sudah Setor Dividen Rp826 Miliar ke Pemda

Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More

25 mins ago

Rekomendasi 5 Aplikasi Nabung Emas yang Aman dan Praktis

Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More

1 hour ago

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump, Begini Respons Pemerintah

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More

6 hours ago

Investasi Reksa Dana BNI AM Kini Bisa Dibeli di Kantor Cabang KB Bank

Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More

6 hours ago

Kadin Gandeng US-ABC Perluas Ekspor Alas Kaki ke AS

Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More

9 hours ago

Alasan Mahkamah Agung AS “Jegal” Kebijakan Tarif Trump

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More

11 hours ago