Jakarta–Bank Indonesia (BI) memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III-2016 cenderung tidak sekuat perkiraan sebelumnya yakni masih di kisaran 5%.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi yang masih melambat di triwulan III tahun ini, sejalan dengan pertumbuhan di sektor-sektor tertentu yang masih terbatas.
“Konsumsi terindikasi membaik, meskipun masih terbatas. Di sisi lain, perbaikan investasi swasta, khususnya nonbangunan, diperkirakan masih belum kuat, sejalan dengan kapasitas produksi terpasang yang masih cukup besar,” ujarnya di Gedung BI, Jakarta, Kamis, 20 Oktober 2016. (Selanjutnya : Stimulus fiskal masih terbatas…)
Page: 1 2
Poin Penting BRI salurkan KUR Rp178,08 triliun pada 2025 kepada 3,8 juta debitur, dengan 64,49… Read More
Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DALAM laporan Global… Read More
Poin Penting HRTA meluncurkan aplikasi HRTA Gold sebagai platform jual beli emas dan perhiasan fisik… Read More
Poin Penting Kredit tumbuh 15,9 persen yoy menjadi Rp899,53 triliun, DPK naik 29,2 persen menjadi… Read More
Oleh Firman Tendry Masengi, Advokat/Direktur Eksekutif RECHT Institute DEMUTUALISASI bursa efek kerap dipromosikan sebagai keniscayaan… Read More
Poin Penting Jahja Setiaatmadja tambah saham BBCA sebanyak 67.000 lembar secara tidak langsung dengan harga… Read More