Jakarta–Bank Indonesia (BI) memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III-2016 cenderung tidak sekuat perkiraan sebelumnya yakni masih di kisaran 5%.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi yang masih melambat di triwulan III tahun ini, sejalan dengan pertumbuhan di sektor-sektor tertentu yang masih terbatas.
“Konsumsi terindikasi membaik, meskipun masih terbatas. Di sisi lain, perbaikan investasi swasta, khususnya nonbangunan, diperkirakan masih belum kuat, sejalan dengan kapasitas produksi terpasang yang masih cukup besar,” ujarnya di Gedung BI, Jakarta, Kamis, 20 Oktober 2016. (Selanjutnya : Stimulus fiskal masih terbatas…)
Page: 1 2
Poin Penting PAAI mendesak pemerintah meninjau ulang kebijakan pajak agen asuransi karena dinilai tidak adil,… Read More
Poin Penting Allianz Indonesia memperkuat kanal keagenan (ASN) dan bancassurance melalui kickoff awal 2026 untuk… Read More
Poin Penting IHSG sesi I ditutup flat melemah di level 8.884,62 pada sesi I perdagangan… Read More
Poin Penting BRI menerbitkan Surat Berharga Komersial (SBK) senilai Rp500 miliar, menjadi yang pertama di… Read More
Poin Penting Pelaporan SPT via Coretax capai 126.796 SPT hingga 12 Januari 2026 pukul 14.00… Read More
Poin Penting DBS Bank memproyeksikan IHSG menguat ke level 9.800 pada 2026, ditopang fundamental pasar… Read More