News Update

BI: Persepsi Pasar Kian Membaik

“Situasinya saat ini Fed Fund rate naik dan ada juga perubahan kepemimpinan di AS yang dianggap lebih berisiko,” ucapnya.

Kendati demikian, kata dia, meski tantangan dari eksternal tidak semakin mereda, namun pengelolaan makroekonomi yang dilakukan pemerintah dan BI bisa diterima oleh pasar secara baik. “Kami anggap itu menunjukkan adanya persepsi yang positif,” papar Mirza.

Mirza menambahkan, bahwa saat ini situasi pasar obligasi terus membaik. “Walaupun Fed Fund rate akan mengalami kenaikan dua kali lagi di 2017, semoga capital inflow ke Indonesia bisa tetap besar plus net Foreign Direct Investment (FDI) bisa mengalami kenaikan,” tutupnya. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Page: 1 2

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Bank Dunia Pangkas Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 jadi 4,7 Persen

Poin Penting World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 4,7 persen pada 2026, turun… Read More

2 hours ago

Ahli Usul RUU Perampasan Aset Difokuskan Jerat Pejabat Publik

Poin Penting: Para pakar meminta RUU Perampasan Aset dibatasi untuk kejahatan serius dan fokus pada… Read More

2 hours ago

Bank Amar Bidik UMKM untuk Perkuat Ekonomi Digital

Poin Penting Bank Amar fokus pada UMKM untuk memperluas akses pembiayaan digital dan mendorong pertumbuhan… Read More

3 hours ago

DPR Minta Evaluasi Coretax dan Strategi Penguatan Penerimaan Negara

Poin Penting Evaluasi Coretax & CRM krusial untuk memastikan efektivitas digitalisasi pajak, terutama dalam menjangkau… Read More

3 hours ago

Keterbatasan Akses Pembiayaan Masih jadi Tantangan UMKM

Poin Penting Akses pembiayaan UMKM masih terbatas; banyak pelaku usaha bergantung pada modal pribadi/keluarga akibat… Read More

4 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Melemah ke 7.268, Sektor Industri Pimpin Pelemahan

Poin Penting IHSG melemah tipis 0,15% ke level 7.268,03 pada penutupan sesi I perdagangan (9/4).… Read More

4 hours ago