Asuransi Tugu Pratama Indonesia Siap Lindungi Seluruh SPBU
Jakarta–Bank Indonesia (BI) berharap kenaikan tarif dasar listrik dan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) yang diwacanakan pemerintah dapat disesuaikan dengan kondisi perekonomian saat ini, khususnya terkait dengan pengendalian inflasi di tahun 2017 ini.
Oleh sebab itu, BI terus mewaspadai penyesuaian tarif dasar listrik dan BBM yang akan berdampak terhadap inflasi administered prices, sehingga pada akhirnya akan mengerek inflasi secara keseluruhan di tahun ini. Untuk itu agar tak berdampak besar terhadap inflasi, BI berharap pemerintah melakukan penyesuaian tersebut di waktu yang tepat.
“Kalau (waktu) terbaik saat inflasi rendah dan saat panen. Intinya penyesuaian itu positif bagi fiskal dan kelanjutan kontingensi subsidi. Saya rasa positif,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Juda Agung di Jakarta, Jumat, 27 Januari 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Laba Amar Bank naik 16,1% menjadi Rp249,6 miliar, tertinggi sepanjang sejarah. Kredit tumbuh… Read More
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank INDONESIA sedang berputar hebat. Dalam politik ekonomi perbankan… Read More
Poin Penting Bayi baru lahir belum otomatis menjadi peserta JKN, tetap harus didaftarkan. BPJS masih… Read More
Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More
Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More