Menurutnya, dampak inflasi yang patut menjadi perhatikan adalah dari penyesuaian harga BBM. Dia menilai, kondisi tersebut juga dapat mengerek inflasi kelompok harga pangan bergejolak (volatile food). “Kenaikan harga BBM bisa pengaruhi ongkos angkut dan lain-lain. BBM pengaruh tapi tergantung bagaimana kita bisa kelola biaya angkut dan volatile food,” ucapnya.
(Baca juga: Pengendalian Inflasi 2017 Hadapi Sejumlah Tantangan)
Sementara itu, kata dia, penyesuaian tarif dasar listrik kategori 900VA hanya berdampak sedikit dan bersifat temporer. “Mengenai TDL kami lihat dampaknya ke core inflasi sangat kecil. Hanya karena kena ke administered price. TDL sangat terbatas, dampaknya temporer,” tutup Juda. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Presiden Prabowo memerintahkan reformasi pasar modal setelah IHSG sempat turun ke level 7.800-an… Read More
Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More