Menurutnya, dampak inflasi yang patut menjadi perhatikan adalah dari penyesuaian harga BBM. Dia menilai, kondisi tersebut juga dapat mengerek inflasi kelompok harga pangan bergejolak (volatile food). “Kenaikan harga BBM bisa pengaruhi ongkos angkut dan lain-lain. BBM pengaruh tapi tergantung bagaimana kita bisa kelola biaya angkut dan volatile food,” ucapnya.
(Baca juga: Pengendalian Inflasi 2017 Hadapi Sejumlah Tantangan)
Sementara itu, kata dia, penyesuaian tarif dasar listrik kategori 900VA hanya berdampak sedikit dan bersifat temporer. “Mengenai TDL kami lihat dampaknya ke core inflasi sangat kecil. Hanya karena kena ke administered price. TDL sangat terbatas, dampaknya temporer,” tutup Juda. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Bayi baru lahir belum otomatis menjadi peserta JKN, tetap harus didaftarkan. BPJS masih… Read More
Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More
Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More