Antisipasi Gejolak Global, BI Terus Amati Dinamika Turki
Jakarta–Bank Indonesia (BI) mengklaim jumlah korporasi yang melakukan lindung nilai (hedging) terus mengalami peningkatan. Adapun korporasi yang melakukan hedging mayoritas dilakukan di perbankan dalam negeri.
Asisten Gubernur dan Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, Dody Budi Waluyo, di Gedung BI, Jakarta, Selasa, 7 Maret 2017 mengatakan, hingga kuartal III-2016 jumlah korporasi yang melakukan hedging tercatat sebanyak 482 korporasi.
“Jumlah korporasi yang melakukan lindung nilai meningkat 53,5 persen dari 314 korporasi di kuartal III-2015 menjadi 482 korporasi di kuartal III-2016,” ujarnya.
Lebih lanjut dia mengungkapkan, bahwa hingga kuartal III-2016, mayoritas transaksi lindung nilai sudah dilakukan di perbankan dalam negeri atau mencapai 91,5 persen dari total korporasi di Indonesia yang tercatat sebanyak 2.700 korporasi. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More
Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More
PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More
Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More