Penggunaan Non Tunai Sumbang US$4,6 Miliar ke Ekonomi Jakarta
Jakarta–Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo mengungkapkan, bahwa penerapan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) khususnya dalam elektronifikasi jalan tol akan memberikan multi-effect. Di mana penerapannya bukan hanya akan menguntungkan para pengguna jalan tol pun operator jalan tol.
Agus menilai, sistem elektronifikasi jalan tol ini akan memberikan keuntungan bagi masyarakat luas. Sebab, seluruh transaksi di jalan tol akan lebih efisien dengan pemanfaatan teknologi
“Tentu akan memberi manfaat bagi pengguna jalan tol dan operator. Di mana pengguna akan diberikan rasa aman karena akurat sesuai tarif dan jauh lebih cepat karena tidak perlu ada uang kembalian, serta menghindari uang jatuh,” kata Agus di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu, 31 Mei 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Jakarta - Pemberlakuan tarif impor baru Amerika Serikat (AS) berpotensi memberikan tekanan besar terhadap pasar… Read More
Jakarta - Guru Besar Bidang Ekonomi Institut Pertanian Bogor (IPB), Didin S. Damanhuri membeberkan sejumlah… Read More
Jakarta – Presiden Donald Trump mengumumkan tarif resiprokal hingga 54 persen terhadap lebih dari 60 negara mitra… Read More
Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan tarif kebijakan impor baru 10 persen… Read More
Jakarta – Genderang “perang dagang” dimulai. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif… Read More
Jakarta – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 12 Maret 2025, PT Bank… Read More