Penggunaan Non Tunai Sumbang US$4,6 Miliar ke Ekonomi Jakarta
Jakarta–Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo mengungkapkan, bahwa penerapan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) khususnya dalam elektronifikasi jalan tol akan memberikan multi-effect. Di mana penerapannya bukan hanya akan menguntungkan para pengguna jalan tol pun operator jalan tol.
Agus menilai, sistem elektronifikasi jalan tol ini akan memberikan keuntungan bagi masyarakat luas. Sebab, seluruh transaksi di jalan tol akan lebih efisien dengan pemanfaatan teknologi
“Tentu akan memberi manfaat bagi pengguna jalan tol dan operator. Di mana pengguna akan diberikan rasa aman karena akurat sesuai tarif dan jauh lebih cepat karena tidak perlu ada uang kembalian, serta menghindari uang jatuh,” kata Agus di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu, 31 Mei 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More