Porsi Tabungan Meningkat
Adapun pada Februari 2026, rata-rata proporsi pendapatan konsumen untuk konsumsi (average propensity to consume ratio) tercatat sebesar 71,6 persen, lebih rendah dibandingkan Januari sebesar 72,3 persen.
Sementara itu, proporsi pembayaran cicilan atau utang (debt installment to income ratio) tercatat sebesar 10,6 persen, turun dari 11,2 persen pada bulan sebelumnya.
Sebaliknya, proporsi pendapatan yang ditabung (saving to income ratio) meningkat menjadi 17,7 persen dari sebelumnya 16,5 persen.
Baca juga: Outlook 2026: Akankah Belanja Konsumen Tetap Kuat? Perspektif Industri Asuransi Indonesia
Penurunan porsi konsumsi terjadi pada seluruh kelompok pengeluaran. Di sisi lain, porsi pendapatan yang ditabung meningkat di semua kelompok pengeluaran, dengan kenaikan tertinggi pada kelompok pengeluaran Rp3,1–4 juta. (*)
Editor: Yulian Saputra









