“Jadi sistem yang dibangun kita juga mengikuti terus, bahwa terus dilakukan perbaikan-perbaikan. Saya menyaksikan yang kita lihat sistem yang berjalan itu lebih baik dari yang kita perkirakan, dan ini di sistem pembayaran Program Keluarga Harapan (PKH) itu sudah dibicarakan bukan hanya dengan bank tapi juga Bulog dan itu sudah berjalan dengan baik,” papar mantan menteri keuangan itu.
Baca juga: Ini Tantangan NPG ke Depan Versi JPN
Di tempat yang sama Direktur Program Elektronifikasi dan Inklusi Keuangan BI Pungky Purnomo Wibowo menambahkan, peluang BPD untuk ikut berkontribusi pada penyaluran bansos secara nontunai sejauh ini masih dilakukan pembahasan dan evaluasi. Namun, ia mengaku memang peluang itu masih terbuka.
“Kalau sudah monitoring dan melakukan evaluasi bagaimana pelaksanaannya, kemungkinan itu akan bisa. Kan bisa kita libatkan dulu. Ada biaya yang ditanggung perbankan, tapi perbankan dapat dana pengendapan itu,” jelasnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting OJK menerbitkan POJK 38 Tahun 2025 yang memberi kewenangan mengajukan gugatan untuk melindungi… Read More
Poin Penting TRIPA dan Bank BPD Bali memperbarui kerja sama bancassurance melalui PKS asuransi kebakaran… Read More
Poin Penting JMA Syariah telah memenuhi bahkan melampaui ekuitas minimum asuransi syariah Rp100 miliar sesuai… Read More
Poin Penting BEI akan menunjuk direksi baru periode 2026-2030 seiring berakhirnya masa jabatan direksi periode… Read More
Poin Penting Rupiah melemah mendekati Rp17.000 per dolar AS, tercatat di level Rp16.969 pada perdagangan… Read More
Poin Penting KPK melakukan OTT di Kabupaten Pati dan mengamankan delapan orang, termasuk Bupati Pati… Read More