Semarang–Bank Indonesia (BI) menggelar “BI Goes To Campus” di Semarang, Jawa Tengah, pada 1 Desember 2016. Kegiatan BI Goes to Campus yang diadakan di gedung serba guna Akademi Kepolisian ini merupakan bentuk sosialisasi BI kepada generasi muda, terutama untuk para civitas academica di wilayah tersebut. Ratusan mahasiswa hadir dalam kegiatan tersebut.
Adapun tema yang diangkat pada kegiatan tersebut adalah “Smart Money Wave“. Melalui tema tersebut, BI mengajak masyarakat untuk bisa memanfaatkan sistem pembayaran dengan cara nontunai. Kegiatan ini merupakan kali keempat mengusung tema yang sama, sebelumnya digelar di kota Banjarmasin, Makasar, dan Medan.
Sambutan awal acara ini diberikan oleh Arbonas Hutabarat, Direktur Departemen Komunikasi BI. Arbonas. Arbonas mengatakan, acara BI Goes to Campus ini menjadi salah satu komitmen BI dalam mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, dan mendorong pembayaran nontunai.
Selanjutnya untuk pembukaan dilakukan oleh Kepala Kantor Perwakilan BI Regional Jawa Tengah Iskandar Simorangkir. Juga dihadiri Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Taufik Kurniawan, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono, Rektor Universitas Diponegoro Yos Johan Utama, dan Dosen Utama Akademi Kepolisian Semarang Eka Tjahyanto.
Dalam sambutannya, Iskandar mengatakan, pendidikan yang bagus dan penguasaan teknologi bisa meningkatkan perekonomian bangsa secara signifikan. Produktivitas masyarakat bisa meningkat. Hal ini telah dicontohkan Jepang. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More