Ilustrasi: BI lanjutkan kerja sama dengan Monetary Authority of Singapore/istimewa
Jakarta–Bank Indonesia (BI) bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia ( KPEI) mendorong implementasi Electronic Trading Platform (ETP) melalui penandatanganan kerja sama pada hari ini di Jakarta (20/3).
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Sugeng menjelaskan, melalui perjanjian kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan nilai investasi serta dapat menumbuhkan tingkat kepercayaan para investor untuk dapat menginvestasikan uangnya di Indonesia serta dapat terus meningkatkan implementasi ETP dalam pasar obligasi sekunder.
“Kita berharap kerja sama ini dapat meningkatkan sumber pendanaan bagi pembangunan infrastruktur saat ini yang sedang tumbuh,” ujar Sugeng di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin, 20 Maret 2017.
Sugeng juga menjelaskan, pihaknya akan terus mendorong rencana impiementasi ETP untuk transaksi SBN di luar bursa, yang pada akhirnya diharapkan dapat mendukung pengembangan pasar surat utang di lndonesia, sehingga menjadi semakin maju dan berkembang. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More
Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More
Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More