Menurutnya, Indonesia merupakan salah negara yang pertumbuhan ekonominya cukup tinggi dibandingkan dengan negara-negara yang tergabung dalam anggota G20. Pertumbuhan ekonomi Indonesia merupakan terbesar ke-3 di negara-negara G20.
“Di antara negara-negara Asean hanya Indonesia yang tergabung dalam G20 yang perekonomiannya tumbuh 5,02 persen di 2016. Jadi di antara G20 ekonomi Indonesia adalah terbesar ke 3 di dunia. Jadi ekonomi Indonesia makro fundamental semakin baik,” ucapnya.
Baca juga: Suku Bunga Kredit Turun Jadi 12,03%
Di tempat yang sama, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menambahkan, dengan adanya peningkatan kerja sama di bidang diplomasi ekonomi ini, ke depannya diharapkan perekonomian Indonesia akan lebih baik yang didorong oleh potensi-potensi sumber perekonomian yang ada di RI.
“Kita menggunakan semua kesempatan untuk menjual potensi yang ada. Semua diplomat indonesia di manapun berada memiliki tugas yang sangat berat untuk promosi bagi perdagangan investasi pariwisata dan desiminasi sektor pariwisata kita,” paparnya. (*)
Page: 1 2
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More