Triwulan IV-2018, Defisit Transaksi Berjalan Naik Lagi Jadi USD9,1 Miliar
Jakarta – Bank Indonesia (BI) dan Bank Sentral Singapura/ Monetary Authority of Singapore (MAS) menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) terkait dengan regulasi dan inovasi finansial. Kerja sama ini diharapkan akan mampu meningkatkan kerja sama bilateral antara dua negara.
Nota Kesepahaman ini mencerminkan kepentingan bersama Indonesia dan Singapura untuk mempromosikan kolaborasi proyek-proyek yang terkait dengan inovasi sistem pembayaran, perluasan kerja sama di berbagai fungsi bank sentral, serta regulasi.
Proyek yang dimaksudkan meliputi kebijakan moneter, kebijakan makroprudensial, stabilitas keuangan, pengawasan sistem pembayaran dan penyelesaian, kerangka peraturan dan pengawasan, dan anti pencucian uang dan penanggulangan pendanaan terorisme.
“Nota Kesepahaman telah memberikan kesempatan untuk memperluas dan meningkatkan kolaborasi antara kedua bank sentral dan mengatasi tantangan kompleks yang berkembang di bidang utama perbankan sentral termasuk inovasi pembayaran dan Anti Money Laundering – Countering Financing of Terrorism (AML-CFT). MOU ini menunjukkan upaya kolaboratif kami dalam memajukan ekonomi dan keuangan digital, serta memerangi pencucian uang dan pendanaan terorisme,” jelas Gubernur BI, Perry Warjiyo pada keterangannya, 21 Januari 2022.
Kemudian, Ravi Menon, Managing Director MAS menambahkan, Bank Indonesia dan Monetary Authority of Singapore sudah memiliki hubungan yang sudah terjalin lama dan bekerja sama di berbagai bidang. MOU ini akan semakin menggarisbawahi komitmen untuk memperkuat kemitraan dan memajukan kolaborasi kami di bidang minat yang sama, seperti inovasi keuangan dan konektivitas pembayaran.
Adapun kerja sama yang tertuang dalam MOU ini akan dilaksanakan melalui dialog kebijakan, pertukaran informasi, kerja sama teknis, inovasi bersama, dan komite tingkat kerja. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More
Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More