Jakarta – Bank Indonesia (BI) kembali membuka layanan penukaran uang baru pecahan rupiah untuk kebutuhan Lebaran 2025. Jadwal penukaran uang sendiri sudah dimulai Senin, 3 Maret 2025.
Adapun pemesanan penukaran uang baru dilakukan secara daring melalui situs pintas BI. Artinya, masyarakat yang ingin menukarkan uang harus mendaftar terlebih dahulu di laman https://pintar.bi.go.id
“Layanan penukaran uang pecahan rupiah tahun ini hanya dapat dilakukan melalui aplikasi PINTAR berbasis web atau https://pintar.bi.go.id,” tulis pengumuman BI di akun Instagram @bank_indonesia, Jumat (28/2).
Baca juga: BI Laporkan Nilai Tukar Rupiah Terkendali, Cenderung Menguat
Dalam pengumuman tersebut, dibagi menjadi 4 periode jadwal penukaran uang, antara lain :
Baca juga: Bos Bank Mandiri Akui Fluktuasi Nilai Tukar Rupiah Pengaruhi Kinerja Perseroan
Untuk momen Lebaran 2025, BI menyediakan uang layak edar untuk kebutuhan penukaran uang sebesar Rp180,9 triliun. Angka ini menurun 1,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp183,8 triliun.
Deputi Gubernur BI, Doni P. Joewono mengatakan bahwa penurunan tersebut dikarenakan telah mempertimbangkan peningkatan transaksi non-tunai.
“Kita siapkan itu sekitar Rp180,9 triliun. Tentunya ini agak sedikit turun ya 1,6 persen. Tahun lalu itu Rp183,8 triliun karena kita mempertimbangkan adanya perluasan akseptasi non-tunai,” ujar Doni dalam Konferensi Pers RDG baru-baru ini.
BI akan mulai mendistribusikan uang tunai pada 3 Maret hingga 27 Maret 2025. Dengan batas penukaran uang yang meningkat menjadi Rp4,3 juta dari sebelumnya Rp4 juta. Adapun untuk memudahkan serta mengurangi antrean, penukaran uang tunai akan diwajibkan melalui aplikasi pintar BI. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More