Jakarta–Bank Indonesia (BI) memberi apresiasi atas tata kelola dan kinerja baik para pelaku ekonomi, melalui penganugerahan Penghargaan Bank Indonesia 2017. Terdapat 30 penghargaan yang diberikan bagi individu, korporasi, perbankan dan media, dari 16 (enam belas) kategori.
“Penghargaan tersebut diberikan kepada para pelaku ekonomi dan tokoh bangsa yang dalam beberapa waktu terakhir telah memberikan kontribusi dan kinerja terbaiknya untuk mengawal dan memajukan perekonomian Indonesia, serta memberikan inspirasi bagi peningkatan kualitas dan tata kelola perekonomian bangsa,” ungkap Gubernur Bank Indonesia, Agus D.W. Martowardojo dalam sambutan Penghargaan Bank Indonesia 2017 di Hotel Bidakara Jakarta, Selasa, 18 Juli 2017.
Gubernur Bank Indonesia menyampaikan bahwa pemberian penghargaan juga merefleksikan jalinan sinergi antara bank sentral dan para pelaku ekonomi yang bersama-sama Pemerintah, OJK dan LPS berupaya mewujudkan stabilitas makroekonomi, serta memfasilitasi akselerasi pertumbuhan ekonomi secara sehat dan berkesinambungan.
Kinerja dan tata kelola yang baik dari para pelaku ekonomi dinilai telah turut berkontribusi kepada stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional, hingga mencapai posisi pertumbuhan ketiga tertinggi diantara negara-negara anggota G-2O.
Selanjutnya, sinergi antarlembaga diharapkan akan terus memberikan suasana kondusif bagi bertumbuhnya perekonomian Indonesia secara sehat dan berkelanjutan. (Bersambung ke halaman berikutnya) Acara pemberian penghargaan merupakan salah satu agenda tahunan BI yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di tahun 2017, sekaligus merupakan puncak dari rangkaian kegiatan hari ulang tahun bank sentral yang diperingati setiap tanggal 1 Juli.
Pemberian penghargaan ini diharapkan BI dapat meningkatkan motivasi dan mendorong inovasi-inovasi baru bagi para pelaku ekonomi untuk terus berdisplin dan berkarya, berkinerja, dan menjaga tata kelola yang baik untuk turut memelihara stabilitas ekonomi dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.
Berikut para penerima penghargaan:
- Kategori Bank pendukung pengendalian moneter rupiah dan valas: Bank Mandiri
- Kategori Bank pendukung pengendalian monoter syariah terbaik: Bank Syariah Mandiri
- Kategori Bank pendukung pendalaman pasar keuangan: BCA
- Kategori Korporasi pengelola market risk terbaik: PT Marma Yudha tiga berlian motor
- Media teraktif dalam mengkomunikasikan kebijakan bi cetak: Bisnis Indonesia, Kontan, Investor Daily
- Media Online: bisnis indonesia, okezone, metrotvnews.com
- Peserta sistem BI RTGS dan BI SSSS: BNI
- Kategori Peserta SKNBI terbaik: BCA
- Kategori Bank terbaik mendukung sirkulasi uang rup iah di daerah 3t: BRI cabang Waingapu), Bank Kalbar cabang Singkawang
- Perusahaan Fintech teraktif pendukung GNNT inklusi keuangan: gojek-gopay
- Bank pendukung UMKM terbaik: (buku3-4 BRI, BNI, BCA di kategori BUKU 3-4; BTPN Syariah, BPD Bali, Bank Mandiri Taspenpos untuk kategori BUKU 1-2
- Kategori Bank dengan kepatuhan pelaporan terbaik: Citibank, BCA
- Kategori Korporasi penyumbang devisa ekspor terbaik: PT kaltim Prima Coal, PT Smelting, PT Wilmar Nabati Indonesia
- Korporasi pengelola utang luar negeri terbaik: Indomobil Finance
- Korporasi responden statistik Bank Indonesia terbaik: PT Arnotts Indo; contac liason PT Candra Asri Petrichemical
- Penggiat ekonomi syariah terbaik: Ma’ahruf Amin
- Life time achievement: Rachmat Saleh (*)

