Jakarta – Bank Indonesia (BI) mengaku, tiga bank siap menyusul dan ikut serta dalam layanan sistem pembayaran elektronik jalan tol di seluruh Indonesia menggunakan uang elektronik (e-money) pada Desember 2017. Ketiga bank ini yakni Bank Mega, Bank DKI dan Bank Nobu.
Menurut Direktur Kepala Program Elektronifikasi dan Keuangan Inklusif BI, Pungky P. Wibowo, ketiga bank tersebut sudah mengajukan izin untuk ikut serta dalam elektronifikasi jalan tol kepada bank sentral dan juga regulator jalan tol. “Sudah dibuka untuk bank lainnya buktinya BCA sudah masukkan. Sekarangkan baru ada 5 bank. Nanti Desember 2017 tambah 3 bank lagi, yaitu Bank Nobu, Bank DKI sama Bank Mega,” ujar Pungky di Jakarta, Selasa, 10 Oktober 2017.
Sebagai informasi, saat ini ada 5 (lima) bank yang ikut serta dalam layanan elektronifikasi jalan tol yakni Bank Mandiri dengan uang elektronik E-money Mandiri, Bank Central Asia (Flazz BCA), Bank Negara Indonesia (BNI TapCash), Bank Rakyat Indonesia (Brizzi) dan Bank Tabungan Negara (Blink BTN).
Adapun nantinya ketiga bank yang akan ikut serta dalam penerapan pembayaran tol nontunai tersebut akan menggunakan produk uang elektronik yang dimiliki oleh ketiga bank itu, yakni Bank Mega dengan uang elektronik Mega Cash, Bank DKI dengan JakCard dan Bank Nobu dengan Nobu E-money. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 0,79% ke level 6.971 dengan mayoritas saham terkoreksi.… Read More
Poin Penting KB Bukopin Finance meraih Peringkat 1 TOP Corporate Brand 2026, mencerminkan meningkatnya kepercayaan… Read More
Poin Penting: Harga plastik melonjak hingga 100 persen akibat terganggunya pasokan bahan baku dari Timur… Read More
Poin Penting Outstanding pindar mencapai Rp100,69 triliun per Februari 2026, tumbuh 25,75% yoy. Risiko kredit… Read More
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan jumlah investor pasar modal dalam negeri terus mengalami… Read More
Poin Penting OJK mendorong lembaga jasa keuangan (LJK) melakukan asesmen lanjutan untuk mengantisipasi dampak konflik… Read More