Categories: AnalisisTips & Trick

Bertransaksi Valas Layaknya Seorang Penembak Jitu

Ketika mencoba membukukan sukses saat trading, jauh lebih baik jika Anda bertempur seperti ninja atau penembak jitu daripad berlaku layaknya prajurit di garis depan. Rezkiana Nisaputra

Jakarta – Meraih kesuksesan di pasar valas memang susah-susah gampang. Seorang trader perlu menentukan strategi dan merencanakan segalanya sesuai dengan gaya mereka. Selain itu, kecepatan dan agresifitas juga penting dalam memilih perdagangan mana yang berpotensi mendatangkan keuntungan dan juga untuk meminimalisir resiko kerugian.

Tren yang kini tengah berkembang di sejumlah sistem perdagangan valas yaitu istilah ‘perang’ yang ternyata menarik perhatian banyak trader. Nama-nama seperti ‘ninja’ atau ‘penembak jitu’ mungkin sudah tak asing bagi Anda. Sungguh menarik menggambarkan aktivitas transaksi valas seperti sebuah pertempuran.

Menurut analisa dari ForexTime,  seperti tertera dalam keterangan pers-nya di Jakarta, Jumat, 4 September 2015, menganggap hal ini tidak berlebihan, karena faktanya trading adalah sebuah pertempuran tak berujung antara keuntungan dengan kerugian yang menyebabkan kerusakan emosional dan tidak jarang juga fisik.

Jadi, ketika mencoba membukukan sukses saat trading, jauh lebih baik jika Anda bertempur seperti ninja atau penembak jitu daripada berlaku layaknya prajurit di garis depan. Lalu, bagaimana agar menjadi seorang penembak jitu ataupun ninja saat melakukan trading? Berikut adalah tips dan trik dari ForexTime:

1. Membidik Potensi Transaksi dengan Tepat

Bukan hanya soal keberuntungan, namun keterampilan juga diperlukan dalam bertransaksi  valas. Dimana hal tersebut diperlukan untuk memilih manakah transaksi yang berpotensi baik, layaknya seorang penembak jitu yang menembak mati musuh-musuhnya. Prajurit yang berada di garis depan dengan semua senjata mematikan memang dapat menghasilkan skor yang besar, tetapi jika hal tersebut dilakukan secara berulang kali, maka pergerakan Anda menjadi tidak terarah.

Namun akan berbeda ketika anda menggunakan strategi seperti seorang penembak jitu. Penembak jitu menunggu musuh datang kepadanya, dengan kesabaran dan komitmen, cerdas menempel dalam bayangan, dan mengasah kemampuannya di saat-saat tertentu. Selain itu juga dapat memaksimalkan kesempatan untuk bertahan hidup. Demikianlah ia perlahan-lahan membangun keahliannya dalam bertarung dan melumpuhkan musuh-musuhnya. Dapat dikatakan jika seorang trader yang berlaku layaknya seorang penembak jitu, ia memiliki strategi yang lebih tersusun rapi dibandingkan dengan prajurit.

2. Bertransaksi dalam Bayangan

Yang dimaksudnya dengan bertransaksi dalam bayangan adalah, saat melakukan transaksi Anda sebaiknya sabar dalam menunggu waktu. Waktu terbaik untuk transaksi artinya hanya tanda-tanda berpotensi yang mampu memberikan imbalan besar dibalik resiko yang besar juga.

Memilih gaya yang tepat membawa pada perolehan keuntungan dan modal yang lambat namun mantap yang selanjutnya dapat digunakan untuk meningkatkan kekayaan. Bermainlah layaknya seorang penembak jitu, karena jika Anda bukanlah seorang yang terampil, lihai, dan disiplin, Anda akan berakhir dengan kehabisan amunisi. (*)

Apriyani

View Comments

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

12 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

12 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

12 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

13 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

16 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

19 hours ago