Poin Penting
- IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi pasar BEI turun 6,96% menjadi Rp12.678 triliun.
- Lima saham pemberat utama IHSG adalah BREN, AMMN, DSSA, BBRI, dan TLKM, dengan BREN menjadi kontributor penurunan terbesar sebesar 52,74 poin.
- Aktivitas perdagangan menurun, tercermin dari turunnya volume, frekuensi, dan nilai transaksi harian, sementara investor asing mencatat net sell Rp117,17 miliar pada Jumat (13/3).
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini 9-13 Maret 2026 mengalami pelemahan sebanyak 5,91 persen, sehingga ditutup pada level 7.137,21, dari posisi 7.585,68 pada pekan lalu.
Berdasarkan hal itu, kapitalisasi pasar BEI pun mengalami penurunan sebesar 6,96 persen menjadi Rp12.678 triliun dari Rp13.627 triliun pada pekan sebelumnya.
Baca juga: IHSG Sepekan Melemah Hampir 6 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.678 Triliun
BEI mencatat sejumlah saham yang menjadi top laggards atau pemberat pergerakan IHSG sepanjang pekan ini.
Lima Saham Penekan IHSG
Berikut lima saham yang memberikan kontribusi terbesar terhadap pelemahan IHSG:
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menyumbang penurunan tertinggi sebesar 52,74 poin ke IHSG, dengan harga saham yang melemah 18,45 persen
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menyumbang sebanyak 35,65 poin ke pelemahan IHSG, dengan harga saham yang turun 19,18 persen
- PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) menyumbang penurunan sebanyak 29,99 poin ke IHSG, dengan harga saham yang merosot 11,24 persen
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menyumbang pelemahan sebanyak 25,15 poin ke IHSG, dengan harga saham yang turun 4,36 persen
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) memberikan 23,14 poin ke penurunan IHSG dan harga sahamnya melemah sebanyak 6,9 persen.
Aktivitas Perdagangan Turut Menurun
Selain pelemahan indeks, sejumlah indikator perdagangan di BEI juga mengalami penurunan pada pekan ini.
Rata-rata volume transaksi harian tercatat turun 25,49 persen menjadi 31,55 miliar lembar saham, dari 42,34 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Rata-rata frekuensi transaksi harian juga turun 31,54 persen menjadi 1,87 juta kali transaksi, dibandingkan 2,73 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.
Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian BEI ikut menurun 31,10 persen menjadi Rp17,20 triliun, dari Rp24,97 triliun pada pekan sebelumnya.
Baca juga: Sektor Bahan Baku Masih Menguat di Tengah Pelemahan IHSG
Adapun investor asing Jumat lalu (13/3) mencatatkan nilai jual bersih Rp117,17 miliar dan sepanjang tahun 2026 ini investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp8,85 triliun. (*)
Editor: Yulian Saputra










