Poin Penting
- PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mencatat laba bersih Rp513,8 miliar, berbalik dari rugi Rp55,6 miliar.
- Pendapatan melonjak 232 persen menjadi Rp2,9 triliun.
- Divestasi aset dan penjualan proyek menjadi pendorong utama kinerja.
Jakarta – PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menutup kuartal I 2026 dengan kinerja solid. Perseroan mencatat laba bersih Rp513,8 miliar, berbalik dari rugi Rp55,6 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Penjualan dan pendapatan usaha perseroan mencapai Rp2,9 triliun, naik 232 persen dibandingkan Rp874,5 miliar pada kuartal I 2025.
Corporate Secretary APLN Justini Omas mengatakan, capaian tersebut mencerminkan keberhasilan strategi bisnis, terutama melalui monetisasi aset bernilai tinggi.
Menurutnya, pada kuartal I 2026 perusahaan telah melakukan divestasi atas kepemilikan Deli Park Mall Medan sebagai bagian dari strategi bisnis untuk menopang kinerja. Selain itu, kuatnya penjualan dari proyek-proyek unggulan turut menjaga fundamental perusahaan tetap positif.
“Kami bersyukur aset–aset yang dibangun APLN memberikan nilai yang tinggi, sehingga dihargai premium oleh para investor. Divestasi Deli Park Mall Medan kepada investor Jepang menjadi bukti bahwa properti yang dibangun APLN nilainya terus meningkat,” jelas Justini, dalam keterangannya, Kamis, 30 April 2026.
Baca juga: Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) Tembus Rp3,57 Triliun, Ini Penyumbang Terbesarnya
Secara operasional, APLN membukukan pengakuan penjualan sebesar Rp2,6 triliun, meningkat tajam 360 persen dibandingkan Rp574,4 miliar pada Kuartal I 2025.
Pendapatan Berulang Turun
Sementara itu, pendapatan berulang (recurring income) tercatat sebesar Rp260,2 miliar, menurun 13 persen dari Rp300,1 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, seiring dengan adanya divestasi aset yang memengaruhi komposisi pendapatan Perseroan.
Justini menyebut setiap aset memiliki potensi untuk dioptimalkan guna mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Karena itu, monetisasi aset matang menjadi bagian strategi sejak 2017.
“Capaian ini merupakan bukti nyata dari konsistensi kami dalam menjalankan strategi yang terukur, baik melalui optimalisasi portofolio aset maupun penguatan kinerja operasional. Kami tidak hanya fokus pada pertumbuhan jangka pendek, tetapi juga memastikan fundamental bisnis tetap kuat untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan,” kata Justini.
Baca juga: Kejar Target Marketing Sales, APLN Pasarkan Hunian Tepi Danau
Ke depan, lanjutnya, perseroan akan menjaga momentum melalui strategi seimbang antara pengembangan proyek baru, optimalisasi aset eksisting, dan penguatan kontribusi pendapatan berulang.
“Kami terus mengambil inisiatif-inisiatif baru untuk meningkatkan penjualan properti dari proyek-proyek unggulan. Dengan portofolio proyek yang kuat, pengalaman panjang di industri, serta strategi yang solid, adaptif dan terukur kami optimistis dapat mempertahankan kinerja positif ini sampai akhir tahun,” pungkasnya. (*)
Editor: Yulian Saputra




