Market Update

Berbalik Arah, IHSG Sesi I Ditutup Menguat ke Level 6.799

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (21/2) ditutup berbalik menguat ke level 6.799,23 atau naik 0,16 persen dari dibuka pada level 6.788,04.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 6,73 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 657 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp4,91 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 286 saham terkoreksi, sebanyak 247 saham menguat dan sebanyak 244 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: Kantongi Izin Bullion Bank, Saham BRIS Makin Ngegas

Selanjutnya, mayoritas sektor turut mengalami penguatan. Rinciannya, sektor teknologi meningkat paling tinggi 6,04 persen, sektor properti menguat 0,53 persen, sektor industrial naik 0,38 persen, dan sektor bahan baku menguat 0,21 persen.

Kemudian, sektor kesehatan naik 0,19 persen, sektor siklikal meningkat 0,04 persen, sektor infrastruktur dan sektor transportasi menguat flat.

Baca juga: Bos BRI Ungkap Strategi untuk Menjaga Soliditas Meski Harga Saham Turun

Sementara itu, sektor sisanya melemah, dengan sektor non-siklikal turun 0,33 persen, sektor keuangan merosot 0,12 persen, dan sektor energi melemah 0,07 persen. 

Adapun, indeks-indeks bursa Asia kompak menguat, dengan Nikkei 225 Index Tokyo naik 0,02 persen, Hang Seng Index Hong Kong meningkat 2,86 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,77 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun ke PDB Nasional

Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More

17 mins ago

Maybank Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp1,66 Triliun pada 2025, Naik 48,5 Persen

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More

44 mins ago

Viral Penusukan Nasabah oleh Debt Collector, OJK Panggil MTF

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More

2 hours ago

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

3 hours ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

3 hours ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

4 hours ago