Poin Penting
- IHSG ditutup melemah 3,27 persen ke level 7.337 pada perdagangan 9 Maret 2026.
- Sebanyak 708 saham terkoreksi, hanya 68 saham yang menguat.
- Seluruh sektor indeks ditutup di zona merah dengan penurunan terdalam pada sektor transportasi.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin, 9 Maret 2026, belum mampu rebound dan masih bertahan ditutup melemah ke posisi 7.337,36 atau turun 3,27 persen dari level 7.585,68.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 708 saham terkoreksi, 68 saham menguat, dan 41 saham tetap tidak berubah.
Sebanyak 46,80 miliar saham diperdagangkan dengan 2,47 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp23,88 triliun.
Baca juga: Rupiah Sentuh Rp17.000, IHSG Ambruk, Purbaya: Ekonomi Masih Ekspansi
Selanjutnya, seluruh indeks dalam negeri ikut ditutup merosot dengan IDX30 turun 3,11 persen menjadi 397,33, LQ45 melemah 3,28 persen ke 750,58, Sri-Kehati merosot 3,24 persen menjadi 352,10, dan JII turun 4,02 persen menjadi 486,30.
Kemudian, seluruh sektor turut ditutup merah, dengan sektor transportasi merosot 5,22 persen, sektor bahan baku turun 4,59 persen, sektor properti melemah 4,57 persen, sektor siklikal merosot 4,54 persen, sektor energi turun 4,33 persen, dan sektor industrial melemah 4,04 persen.
Selain itu, sektor infrastruktur merosot 3,75 persen, sektor non-siklikal turun 3,50 persen, sektor kesehatan melemah 2,74 persen, sektor teknologi merosot 1,58 persen, dan sektor keuangan turun 1,34 persen.
Baca juga: IHSG Tertekan Tensi Geopolitik, Sektor Saham Ini Masih Layak Dicermati
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM), PT Resources Alam Indonesia Tbk (KKGI), dan PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA).
Sedangkan saham top losers adalah PT MD Entertainment Tbk (FILM), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT Victoria Investama Tbk (VICO).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Sentul City Tbk (BKSL). (*)
Editor: Yulian Saputra










