Ody Mulya, pendiri perusahaan film Maxima Pictures sebagai salah satu narasumber dari subsektor film mengungkapkan, bahwa perbankan perlu mengetahui kelayakan film yang bisa dibiayai. Ia menginformasikan jika produser berperan dalam mempromosikan dan menjual film bisa mempekerjakan pihak ketiga untuk mencari sponsor dan mendukung pembiayaan film.
Baca juga: Berharap Pertumbuhan dari Ekonomi Kreatif
“Rantai bisnis film dari produser dan pihak luar pencari sponsorship, misalnya marketing film,” ujar Ody saat rapat persiapan penyelenggaraan BFC di Gedung Kementerian BUMN.
Sementara Ketua Asosiasi Industri Animasi dan Konten Indonesia (AINAKI), Ardian Elkana mengatakan, bahwa satu film animasi bisa menggandeng 30 orang animator. “Subsektor animasi bekerja sama dengan pihak asing untuk menghasilkan karya bersama saat co-production. Waktu produksi bisa mencapai 12 bulan dan co-production 18 bulan,” ucapnya dalam kesempatan yang sama. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More
Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More
Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,26 persen ke level 6.971,02. Mayoritas sektor melemah, dipimpin sektor… Read More
Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More