Ody Mulya, pendiri perusahaan film Maxima Pictures sebagai salah satu narasumber dari subsektor film mengungkapkan, bahwa perbankan perlu mengetahui kelayakan film yang bisa dibiayai. Ia menginformasikan jika produser berperan dalam mempromosikan dan menjual film bisa mempekerjakan pihak ketiga untuk mencari sponsor dan mendukung pembiayaan film.
Baca juga: Berharap Pertumbuhan dari Ekonomi Kreatif
“Rantai bisnis film dari produser dan pihak luar pencari sponsorship, misalnya marketing film,” ujar Ody saat rapat persiapan penyelenggaraan BFC di Gedung Kementerian BUMN.
Sementara Ketua Asosiasi Industri Animasi dan Konten Indonesia (AINAKI), Ardian Elkana mengatakan, bahwa satu film animasi bisa menggandeng 30 orang animator. “Subsektor animasi bekerja sama dengan pihak asing untuk menghasilkan karya bersama saat co-production. Waktu produksi bisa mencapai 12 bulan dan co-production 18 bulan,” ucapnya dalam kesempatan yang sama. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Menkeu Purbaya berencana membeli anak usaha BRI untuk dijadikan penyalur langsung KUR UMKM,… Read More
Poin Penting BTN dukung penuh program gentengisasi Prabowo melalui penyaluran subsidi renovasi rumah untuk meningkatkan… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya menilai OTT pegawai pajak dan bea cukai sebagai terapi kejut agar… Read More
Poin Penting KPK menangkap Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono bersama 1 ASN dan 1 pihak… Read More
Poin Penting Baru beroperasi sejak Desember 2025, BSN langsung memposisikan diri sebagai “Banknya Para Developer”… Read More
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Jakarta, terpisah… Read More