BEI Tunggu Regulasi OJK untuk Penyelenggaraan Bursa Karbon, Sampai Kapan?

Bogor – Terkait dengan penyelenggaraan bursa karbon, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelumnya telah mendapatkan persetujuan dari Komisi XI DPR-RI untuk melanjutkan Rancangan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (RPOJK) tentang bursa karbon.

Dengan persetujuan DPR, OJK sampai saat ini pun masih terus menyusun RPOJK tersebut dan optimis bahwa aturan tentang bursa karbon akan terbit sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan pada September 2023.

Melihat hal tersebut, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengatakan bahwa, hingga saat ini BEI masih belum ditunjuk untuk menjadi penyelenggara bursa karbon.

Baca juga: Bursa Karbon Meluncur September 2023, OJK Kejar POJK

“Jadi memang kita sama-sama menunggu POJK seperti apa, jadi, kita tunggu aja sesuai dengan amanat UU PPSK yang akan mengatur bursa karbon kan OJK. Kita tunggu aja peraturan OJK-nya seperti apa,” ucap Jeffrey saat ditemui di Bogor, 25 Juli 2023.

Meski begitu, BEI telah mempersiapkan sejumlah hal jika nantinya terpilih sebagai penyelenggara bursa karbon, diantaranya terkait dengan persyaratan dan perizinan.

“Bursa dalam persiapaannya tentu kita akan pertama kita lihat dulu, persyaratan dalam perijinan seperti apa, nanti kita akan menindaklanjuti itu,” imbuhnya.

Adapun, OJK sebelumnya telah menetapkan bahwa POJK terkait bursa karbon diperkirakan akan segera terbit pada Juni 2023 dan memulai perdagangannya pada September 2023. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Bank BPD Bali Sudah Setor Dividen Rp826 Miliar ke Pemda

Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More

9 hours ago

Rekomendasi 5 Aplikasi Nabung Emas yang Aman dan Praktis

Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More

9 hours ago

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump, Begini Respons Pemerintah

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More

14 hours ago

Investasi Reksa Dana BNI AM Kini Bisa Dibeli di Kantor Cabang KB Bank

Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More

14 hours ago

Kadin Gandeng US-ABC Perluas Ekspor Alas Kaki ke AS

Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More

18 hours ago

Alasan Mahkamah Agung AS “Jegal” Kebijakan Tarif Trump

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More

20 hours ago