Keuangan

Begini Respons Sompo Insurance soal Program Asuransi Wajib TPL

Jakarta – Presiden Direktur Sompo Insurance, Eric Nemitz, menyoroti pentingnya penerapan asuransi wajib pihak ketiga atau asuransi Third Party Liability (TPL) di beberapa sektor. Menurutnya, hal ini sangat diperlukan untuk melindungi masyarakat dari risiko finansial yang merugikan.

Eric menekankan bahwa asuransi wajib, seperti BPJS Kesehatan, telah memberikan manfaat besar dalam mendukung keadilan sosial.

Menurut Eric, asuransi wajib dapat mencegah kerugian besar yang mungkin terjadi akibat ketidakmampuan individu untuk menanggung biaya tertentu, seperti perawatan rumah sakit akibat kecelakaan.

“Bayangkan jika seseorang terluka dalam kecelakaan mobil, tetapi pelaku tidak mampu membayar biaya rumah sakit. Ini menjadi masalah besar bagi korban,” jelasnya dalam acara Media Gathering di Jakarta, Senin, 23 Desember 2024.

Baca juga: Sompo Insurance Indonesia Sabet Penghargaan Top 20 Financial Institution 2023

Eric juga mencontohkan bagaimana negara-negara lain telah mengadopsi asuransi wajib untuk berbagai sektor, termasuk asuransi kendaraan bermotor.

Dengan tarif yang terjangkau dan pengaturan yang memungkinkan semua orang dapat membayar, manfaat asuransi ini jauh lebih besar dibandingkan beban biayanya.

“Asuransi wajib menciptakan perlindungan kolektif, memastikan semua orang memiliki akses ke bantuan ketika mereka membutuhkannya,” tambah Eric.

Baca juga: Cara Sompo Insurance dan CIMB Niaga Cegah Nasabah dari Penipuan Transaksi Online

Selain itu, Eric menyebutkan bahwa penerapan asuransi wajib dapat meringankan beban pemerintah, yang seharusnya lebih fokus pada pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik. Di sisi lain, sektor swasta dapat mengambil peran dalam menangani kerugian individu.

“Ini adalah bentuk gotong-royong modern, di mana masyarakat membantu satu sama lain melalui asuransi,” pungkasnya. (*) Alfi Salima Puteri

Yulian Saputra

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

8 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

9 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

9 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

10 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

11 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

12 hours ago