Begini Gerak Saham BBCA Usai Umumkan Bakal Punya Presdir Baru

Jakarta – Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA hingga penutupan perdagangan sesi I hari ini (13/2) kembali melemah 1,37 persen ke level Rp9.025 per saham.

Posisi harga saham BCA tersebut turun 125 poin dari harga penutupan perdagangan hari sebelumnya yang tercatat Rp9.150 per saham.

Pergerakan tersebut mengikuti pelemahan IHSG yang kembali ditutup melemah ke level 6.585,74 atau turun 0,90 persen dari dibuka pada level 6.645,77.

Di sisi lain, BCA telah mengumumkan rencana akan melakukan perubahan susunan pengurus dewan komisaris dan direksi perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUSPT).

Baca juga: Profil Gregory Hendra Lembong, Calon Pengganti Jahja Setiaatmadja sebagai Presdir BCA

Dalam rapat tersebut, Jahja Setiaatmadja yang saat ini menjabat sebagai Presiden Direktur (Presdir) BCA diusulkan akan menduduki posisi Presiden Komisaris Utama, menggantikan Djohan Emir Setijoso yang telah mengundurkan pada Desember 2024 yang lalu.

Sementara untuk posisi Presdir BCA akan digantikan oleh Gregory Hendra Lembong, yang saat ini merupakan wakil presiden direktur perseroan.

Baca juga: Jahja Setiatmadja, Direktur Utama BCA, Akan Digantikan oleh Gregory Hendra Lembong, Jahja ke Mana?

Untuk diketahui BCA akan menggelar RUPST pada 12 Maret 2025 mendatang. Berdasarkan pengumuman pemanggilan pemegang saham RUPST yang diterima Infobanknews mata acara yang dibahas tidak hanya terkait perubahan susunan anggota direksi dan komisaris, melainkan juga membahas penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2024. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Madu dan Racun Sentralisasi Devisa Hasil Ekspor

Oleh Paul Sutaryono PEMERINTAH meluncurkan aturan baru tentang devisa hasil ekspor (DHE) valas dari sumber… Read More

11 mins ago

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

9 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

11 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

11 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

11 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

11 hours ago