Kegiatan donor darah yang diikuti oleh 130 karyawan bertempat di Kantor Pusat BCA Syariah di Jakarta (28/4).
Jakarta – PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) terus berkomitmen menerapkan praktik keberlanjutan dengan mengedepankan aspek ESG (Environment, Social, and Governance) dalam kegiatan usaha. Termasuk, menyediakan lingkungan kerja yang kerja yang sehat, layak, aman, dan nyaman.
Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum mengatakan, BCA Syariah menyediakan sarana olahraga di Kantor Pusat dan mengelola komunitas olahraga karyawan dari berbagai cabang olahraga.
“Dengan lingkungan kerja yang baik dan sehat kami berharap dapat meningkatkan produktivitas dan semangat kerja. Tujuan kami adalah menciptakan work-life balance sehingga karyawan BCA Syariah menjadi individu sehat dan bahagia”, katanya, Rabu, 30 April 2025.
Baca juga : Transaksi Digital Meningkat, BCA Syariah Terus Kembangkan BSya
Selain itu, BCA Syariah senantiasa mendorong karyawan untuk menerapkan haya hidup sehat. Salah satunya menyelenggarakan kegiatan donor darah yang diikuti oleh 130 karyawan bertempat di Kantor Pusat BCA Syariah di Jakarta (28/4) sebagai wujudkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
BCA Syariah juga mengadakan pemeriksaan kesehatan yang meliputi pemeriksaan kolesterol, gula darah, dan asam urat bekerja sama dengan RS Hermina Jakarta serta pemeriksaan mata berkolaborasi dengan Optik Melawai.
Sejalan dengan itu kata dia, BCA Syariah terus memperkuat kinerja ESG. Kinerja ekonomi ditunjukkan salah satunya melalui penyaluran pembiayaan pada Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KUB) yang tumbuh 4,3 persen secara tahunan mencapai Rp2,8 triliun, mengkontribusi 26,4 persen dari total pembiayaan perusahaan per Desember 2024.
Baca juga : BCA Syariah Cetak Laba Rp183,7 Miliar di 2024, Naik 19,5 Persen
“Kemampuan perusahaan menjaga stabilitas keuangan tercermin dari peringkat idAA+ yang diperoleh dari Pefindo, menunjukkan permodalan yang kuat dan likuiditas yang memadai,” ujarnya.
Lanjutnya, dalam mengimplementasikan praktik tata kelola perusahaan yang baik, BCA Syariah mengukur penerapan tata kelola berdasarkan standar ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) yaitu suatu standar tata kelola perusahaan yang dikeluarkan oleh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD).
Hasil pengukuran menunjukkan skor akhir yang membanggakan yaitu 105,01. Skor tersebut menunjukkan kinerja BCAS termasuk dalam predikat “Leadership in Corporate Governance” atau Level 5 yang artinya praktik tata kelola yang dilakukan perusahaan melebihi yang disyaratkan. (*)
Editor: Galih Pratama
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa minggu… Read More
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More
Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More