Jakarta – PT Bank BCA Syariah mengukir prestasi dalam gelaran 9th Indonesia Syariah Economic Festival (ISEF) 2022. Bank syariah yang beroperasi sejak 2009 ini meraih penghargaan ISEF Award 2022 untuk kategori Bank Umum Syariah Terkontributif dari Bank Indonesia.
Penghargaan diberikan atas kontribusi BCA Syariah baik dalam program atau kebijakan untuk mendorong pembiayaan syariah selama satu tahun terakhir serta aktivitas serta program atau kebijakan Bank dalam area keuangan sosial syariah.
“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas penghargaan yang diberikan oleh regulator kepada BCA Syariah. BCA Syariah akan berupaya untuk menjalankan peran intermediasi secara maksimal di seluruh segmen pembiayaan baik pada segmen komersial, konsumer, maupun UMKM untuk mendukung pemulihan ekonomi yang lebih cepat dan lebih kuat,” ungkap Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum dikutip 10 Oktober 2022.
Per September 2022, BCA Syariah menyalurkan pembiayaan Rp7,4 triliun dandari jumlah tersebut, 23% nya mengalur ke segmen UMKM. BCA Syariah juga turut mendukung pembiayaan berkelanjutan yang mencapai lebih dari Rp2 triliun kepada enam sektor Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KUB).
“Penyaluran pembiayaan pada sektor usaha berkelanjutan mencapai 33% dari total portofolio pembiayaan bank. Ini merupakan dukungan kami terhadap implementasi keuangan berkelanjutan nasional. Ke depan, kami akan terus berupaya untuk meningkatkan komposisi pembiayaan pada kegiatan-kegiatan usaha berkelanjutan yang saat ini belum terjangkau oleh BCA Syariah,” tambahnya.
Di satu sisi, kualitas pembiayaan terjaga dengan baik dengan rasio pembiayaan bermasalah atau Non-Performing Financing (NPF) yang terjaga rendah di 1,44%. “Di masa pemulihan ekonomi, penyaluran pembiayaan terus dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian pada sektor strategis dan potensial,” tutup Yuli.(*) Dicky F.
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More