Jakarta – Bank BCA mengaku belum akan masuk ke ranah dunia 3D virtual, Metaverse dalam waktu dekat. I Ketut Alam Wangsawijaya, EVP Transaction Banking Business Development BCA mengungkapkan pihaknya saat ini masih mengkaji perkembangan aplikasi Metaverse bagi perbankan itu sendiri.
Ia mengungkapkan hingga saat ini BCA masih memantau perkembangan teknologi baru ini. Ketut mengungkapkan, perseroan ingin memiliki alasan yang jelas ketika terjun ke dunia digital tersebut.
“Kita ingin memastikan bahwa masuk ke Metaverse dengan clear reasons. Namun dari situ, kita sedang melakukan asesmen tentang kebutuhan masyarakat saat ini. Masyarakat menginginkan experience yang seperti apa sih? Kemudian, bagaimana kita bisa eksis di metaverse, bagaimana securitynya, itu masih kita pelajari,” jelas Ketut, Jumat, 11 Maret 2022.
Beberapa waktu belakangan, masuknya perbankan ke dunia Metaverse bukan merupakan hal asing lagi. Misalnya, JPMorgan Chase bulan lalu mengumumkan telah masuk ke Metaverse. Bank terbesar di Amerika Serikat ini membuka Onyx Lounge di Decentraland, dunia virtual berbasis blockchain.
Beberapa bank BUMN juga mulai tertarik menggarap lahan dunia virtual ini. Sebut saja Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang mengumumkan mulai masuk ke dalam ekosistem metaverse. Sebelumnya, Bank Negara Indonesia (BNI) juga terjun ke Metaverse dengan menggandeng WIR Group. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More