“Strategi kami lebih ke pengembangan terus menerus bukan terus inovasi. Jadi apa yang sudah ada diperbarui terus. Prinsipnya begitu,” tambahnya.
Sebagai catatan, sebelumnya perseroan juga telah melakukan pengembangan sistem teknologi informasi dalam transaksi elektroniknya melalui produk Sakuku. Bentuk pengembangannya berada pada jaringan pembayarannya yang dapat digunakan untuk berbelanja 276 toko yang tersebar pada 1.200 outlet di seluruh Indonesia dan 7 merchant melalui website.
(Baca juga: Menkominfo Minta Perbankan Kolaborasi dengan Fintech)
Sakuku sendiri merupakan salah satu bentuk dukungan perusahaan pada program Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang dicanangkan oleh pemerintah. Melalui Sakuku diharapkan dapat meningkatkan transaksi nontunai sekaligus untuk menumbuhkan kebiasaan penggunaan uang nontunai. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More
Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More
Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More
Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More
Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More
Poin Penting Kenaikan tiket pesawat domestik dibatasi 9-13% untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah… Read More