“Strategi kami lebih ke pengembangan terus menerus bukan terus inovasi. Jadi apa yang sudah ada diperbarui terus. Prinsipnya begitu,” tambahnya.
Sebagai catatan, sebelumnya perseroan juga telah melakukan pengembangan sistem teknologi informasi dalam transaksi elektroniknya melalui produk Sakuku. Bentuk pengembangannya berada pada jaringan pembayarannya yang dapat digunakan untuk berbelanja 276 toko yang tersebar pada 1.200 outlet di seluruh Indonesia dan 7 merchant melalui website.
(Baca juga: Menkominfo Minta Perbankan Kolaborasi dengan Fintech)
Sakuku sendiri merupakan salah satu bentuk dukungan perusahaan pada program Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang dicanangkan oleh pemerintah. Melalui Sakuku diharapkan dapat meningkatkan transaksi nontunai sekaligus untuk menumbuhkan kebiasaan penggunaan uang nontunai. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More