Jakarta – Kejahatan siber yang mengatasnamakan perusahaan perbankan semakin marak terjadi. Akhir-akhir ini muncul modus penipuan melalui telepon atau WhatsApp yang mengatasnamakan BCA. Bukan hanya itu, pelaku bahkan memasang iklan akun BCA palsu di berbagai kanal media sosial seperti Instagram dengan menawarkan program upgrade menjadi nasabah BCA Solitaire dan Prioritas serta menawarkan apply kartu kredit BCA atau ganti ke kartu chip dengan tujuan penipuan pada aplikasi BCA mobile atau kartu kredit.
Direktur BCA, Haryanti T. Budiman mengingatkan agar para nasabah selalu waspada apabila ada oknum mencurigakan yang meminta data pribadi.
“Kami mencermati bahwa belakangan ini cybercrime sering terdengar seiring semakin pesatnya perkembangan digital. Salah satu jenis cybercrime yang kerap terjadi adalah penipuan online seperti dengan munculnya iklan di media sosial dan meminta data pribadi Anda seperti nomor kartu kredit, PIN, OTP, dll. Hal ini patut diwaspadai oleh nasabah karena Bank tidak pernah meminta data pribadi Anda. Jangan pernah memberikan data pribadi Anda kepada siapapun,’’ tegas Haryanto.
Adapun hal yang bisa dilakukan jika menemukan kecurigaan indikasi penipuan atas nama BCA adalah sebagai berikut:
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More