Jakarta – Pemerintah berupaya memberikan berbagai stimulus untuk memulihkan perekonomian salah satunya melalui Program Kartu Prakerja yang telah dilaksanakan sejak tahun 2020. PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) sebagai bagian dari perbankan nasional turut bersinergi memberikan dukungan bagi Program Kartu Prakerja.
Fasilitas pencairan insentif Kartu Prakerja sudah dapat dinikmati di BCA sejak tanggal 18 Maret 2022. Peserta yang memiliki rekening BCA dapat mencairkan insentif yang telah ditentukan pemerintah sesuai dengan jadwal, tentunya dengan memilih BCA saat melakukan penautan rekening pada dashboard Kartu Prakerja masing-masing penerima.
“Meningkatkan pemberdayaan serta kompetensi masyarakat Indonesia dapat menjadi kunci pemulihan ekonomi untuk kembali hidup dengan normal. Keterlibatan BCA dalam program pencairan dana Prakerja juga menjadi upaya kami melayani masyarakat dan nasabah dengan maksimal. Kami percaya sesuatu yang dilakukan dengan tujuan mulia akan mendatangkan kebaikan pula,” ujar Jahja Setiaatmadja selaku Presiden Direktur BCA pada keteranganya, Selasa, 12 April 2022.
Di sisi lain, Pihak Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja menyambut baik bergabungnya Bank Central Asia (BCA) melengkapi ekosistem Mitra Pembayaran Program Kartu Prakerja. Setelah bekerja sama dengan BNI, LinkAja, GoPay, OVO dan Dana, mulai Maret 2022, BCA masuk sebagai mitra pembayaran bagi penerima program Kartu Prakerja.
“Dengan masuknya BCA di program Kartu Prakerja menambah lebih banyak pilihan dan kemudahan bagi Sobat Prakerja. Ini sesuai prinsip Program Kartu Prakerja yang memberikan ‘voice and choice’ kepada penerima,” kata Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari.
Bagi penerima Kartu Prakerja yang ingin melakukan pencairan insentif melalui rekening BCA, dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini antara lain:
“Semoga kehadiran solusi perbankan ini kian memberikan nilai tambah bagi seluruh masyarakat yang memanfaatkan Program Kartu Prakerja. Ke depannya, BCA senantiasa akan menghadirkan inovasi produk dan layanan yang komprehensif serta sesuai dengan kebutuhan nasabah,” tutup Jahja. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More