Presiden Barack Obama dan ibu negara Michelle Obama menghadiri peluncuran potret mantan President George W. Bush dan mantan ibu negara Laura Bush di Gedung Putih, 31 Mei 2012.
Jakarta – Mantan presdien AS Barack Obama mendukung Kamala Harris menjadi calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat. Artinya, wakil presiden tersebut telah memenangkan dukungan dari semua tokoh terkemuka Partai Demokrat.
“Kami menelepon untuk mengatakan bahwa Michelle dan saya sangat bangga mendukung Anda dan melakukan segala yang kami bisa untuk membawa Anda melewati pemilu ini dan masuk ke Ruang Oval,” kata Obama kepada Harris melalui panggilan telepon, yang videonya telah diposting di media sosial, pada Jumat (26/7).
Dukungan serupa juga datang dari sang isteri, Michelle Obama yang mendukung Kamala Harris untuk maju dalam Pilpres AS melawan Donald Trump dan J.D Vance.
Baca juga : Diam-Diam, Tim Kampanye Kamala Harris Mulai Godok Nama-nama Cawapres
“Saya tidak dapat menerima panggilan telepon ini tanpa mengatakan kepada gadis saya, Kamala, saya bangga padamu,” kata Michelle Obama.
“Ini akan menjadi bersejarah,” seraya menambahkan.
Keluarga Obama secara resmi memang belum mengumumkan dukungan terhadap Harris setelah Presiden AS Joe Biden pada hari Minggu memutuskan untuk mundur dari pencalonan.
“Kami mengatakan kepadanya bahwa kami pikir dia akan menjadi Presiden Amerika Serikat yang luar biasa, dan dia mendapat dukungan penuh dari kami,” tulis Obama di akun X.
“Pada momen kritis bagi negara kami ini, kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk memastikan dia menang pada bulan November,” tambahnya.
Baca juga : Sepak Terjang Kamala Harris, Calon Kuat Lawan Donald Trump di Pilpres AS
Sebagaimana diketahui, Barack Obama membuat sejarah pada tahun 2008 dengan menjadi presiden Afrika-Amerika pertama. Adapun, Harris berharap untuk membuat sejarahnya sendiri sebagai perempuan dan perempuan kulit berwarna pertama yang terpilih untuk memimpin negara tersebut.
Obama tetap menjadi salah satu tokoh paling populer di Partai Demokrat bahkan setelah lebih dari satu dekade berlalu sejak ia terakhir kali terpilih. Dirinya telah memberikan dukungannya kepada Biden, yang merupakan wakil presidennya, selama penggalangan dana besar-besaran.
Harris mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan keluarga Obama dan persahabatan jangka panjang mereka. Dia telah mengenal keluarga Obama sejak sebelum pemilihannya pada tahun 2008
“Terima kasih semuanya. Itu sangat berarti. Dan kita juga akan bersenang-senang dengan ini, bukan?” kata Haris.
Pencalonan Harris melawan kandidat Partai Republik dan mantan Presiden Donald Trump terus mendapat dukungan dari para pendukung, donor, dan politisi kurang dari seminggu setelah Biden mundur dari pencalonan. (*)
Editor : Galih Pratama
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More