Barito Pacific Bagi Dividen Rp432 Miliar
Jakarta – PT Barito Pacific Tbk (BRPT) akan membagikan dividen tunai dari laba bersih tahun buku 2017 senilai USD30 juta atau Rp432 miliar.
Jumlah tersebut setata dengan 25 persen dari perolehan laba bersih 2017 yang sebesar USD 2,45 miliar. Hal ini merupakan keputusan direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
Direktur Utama PT Barito Pacific Tbk Agus Salim Pangestu mengatakan, penyisihan laba ini merupakan salah satu upaya Barito untuk mewujudkan komitmen kepada seluruh investor publik yang setia.
“Pertama kalinya dalam 20 tahun terakhir, kali ini kami bagikan dividen kepada pemegang saham,” ujarnya di Jakarta, Rabu, 18 Agustus 2018.
Baca juga: Barito Pacific Sukses Right Issue dan Akuisisi Star Energy
Agus mengatakan, dividen tunai tersebut sebesar Rp24,43 per saham. Pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah mereka yang tercatat pada Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Pembagian dividen ini juga dilakukan untuk saham baru yang telah diterbitkan melalui right issue sebelumnya. Melalui aksi tersebut, perseroan menerbitkan sebesar 3,83 miliar saham baru.
Sebagai informasi sepanjang tahun 2017, Barito Pacific diketahui membukukan kenaikan pendapatan bersih sebesar 25 persen memjadi USD2,45 miliar.
Angka ini diketahui meningkat secara dari tahun sebelumnya sebesar USD1,96 miliar. Dengan begitu, perseroan mampu mengantongi laba bersih sebesar USD279,9 juta. (*)
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More