Perbankan

Bank Victoria Absen Tebar Dividen, Ini Alasannya

Jakarta – PT Bank Victoria International Tbk (Bank Victoria) memutuskan tidak akan membagikan dividen pada tahun buku 2024. Hal ini berdasarkan hasil keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Jumat, 20 Juni 2025.

Dalam ringkasan risalah hasil RUPST Bank Victoria yang dirilis di keterbukaan infomasi, para pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih perseroan tahun buku 2024 yang sebesar Rp117,85 miliar.

Rinciannya, sebanyak Rp25 miliar dibukukan untuk pembentukan dana cadangan umum. Sedangkan sisanya sebesar Rp92,85 miliar akan dibukukan sebagai laba ditahan.

Baca juga: RUPST IBK Bank Indonesia: Rombak Direksi dan Absen Tebar Dividen

“Dengan demikian perseroan tidak memberikan dividen untuk tahun buku 2024,” tulis manejemen Bank Victoria International dalam keterbukaan informasi dikutip 24 Juni 2025.

Sepanjang 2024, Bank Victoria mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang impresif. Laba bersih bank ini tumbuh 15,76 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp117,85 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp101,82 miliar.

Pertumbuhan laba bank ini didukung oleh peningkatan pendapatan bunga yang naik 13,06 persen menjadi Rp2,08 triliun dari Rp1,84 triliun pada tahun sebelumnya.

Bank Victoria yang dipimpin Achmad Friscantono sebagai direktur utama ini juga mencatatkan pertumbuhan kredit yang solid sebesar 10,37 persen menjadi Rp20,56 triliun.

Pun demikian dari sisi funding, dana pihak ketiga (DPK) Bank Victoria tercatat tumbuh 4,03 persen menjadi Rp23,33 triliun.

Pertumbuhan kredit dan DPK mendorong total aset Bank Victoria di 2024. Per Desember 2024, total aset perseroan meningkat 4,80 persen menjadi Rp31,05 triliun dari Rp29,62 triliun pada tahun sebelumnya.

Sementara selain memutuskan tak membagikan dividen, RUPST Bank Victoria International sepakat untuk mengangkat kembali seluruh jajaran dewan komisaris dan direksi. Berikut susunannya:

Dewan Direksi

  • Direktur Utama : Achmad Friscantono
  • Wakil Direktur Utama : Rusli
  • Direktur : Lembing
  • Direktur : Debora Wahjutirto Tanoyo
  • Direktur Kepatuhan Dan Manajemen Risiko : Tamunan
Baca juga: Setiawan Kumala Diangkat Jadi Presiden Direktur Bank Ganesha, Ini Profilnya

Dewan Komisaris Perseroan

  • Komisaris Utama Independen: Zaenal Abidin
  • Komisaris Independen : Gunawan Tenggarahardja
  • Komisaris : Sia Leng Ho.

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

4 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

5 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

5 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

11 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

12 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

12 hours ago